UPNVJ Buka Suara soal Judicial Review UU Guru dan Dosen, Pastikan Hak Pegawai Terpenuhi

ikon kampus daily

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. aktual.com

dok. aktual.com

Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jakarta menyatakan menghormati sepenuhnya langkah konstitusional yang ditempuh sejumlah dosen melalui mekanisme judicial review atau uji materi terhadap Undang-Undang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi. Sikap tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi terhadap hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi melalui jalur hukum yang telah dijamin oleh konstitusi.

Pernyataan itu disampaikan di tengah perhatian publik terhadap dinamika tata kelola pendidikan tinggi, khususnya yang berkaitan dengan status kepegawaian dosen dan sistem pengelolaan kesejahteraan di perguruan tinggi negeri berstatus Badan Layanan Umum (BLU).

Rektor UPN Veteran Jakarta, Prof. Anter Venus, menegaskan bahwa universitas memandang proses hukum tersebut sebagai bagian dari mekanisme demokrasi yang sehat dalam upaya memperoleh kepastian regulasi bagi dunia pendidikan tinggi.

“Kami menghormati sepenuhnya proses judicial review di Mahkamah Konstitusi. Bagi kami, ini adalah cerminan dari kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi dan mencari kepastian aturan tata kelola pendidikan tinggi,” kata Rektor UPNVJ, Prof Anter Venus dalam keterangan di Jakarta, Selasa (7/7/2026). Seperti Dilansir aktual.com

Transisi Kepegawaian Membawa Tantangan Baru

Menurut Anter Venus, perubahan kebijakan dalam sistem kepegawaian nasional memang menghadirkan berbagai tantangan yang dirasakan oleh banyak institusi pendidikan tinggi maupun tenaga pendidik.

Karena itu, ia menilai komunikasi yang terbuka menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang harmonis antara pimpinan universitas dengan seluruh sivitas akademika. Dialog dinilai sebagai ruang penting untuk menyampaikan aspirasi, mencari solusi bersama, serta memperkuat kepercayaan terhadap tata kelola institusi.

“Kami ingin memastikan bahwa ruang dialog akan selalu terbuka bagi seluruh sivitas akademika,” ucap Anter Venus.

Komitmen tersebut menunjukkan bahwa universitas tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga berupaya membangun budaya komunikasi yang konstruktif dalam menghadapi berbagai dinamika kebijakan pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Belajar Untung Rugi Sambil Bermain, Mahasiswa Unpam Ajak Anak Jadi Generasi Cerdas Finansial

UPNVJ Berikan Penjelasan kepada Publik

Sebagai bagian dari tanggung jawab moral kepada masyarakat, UPN Veteran Jakarta juga memberikan penjelasan mengenai sistem pengelolaan keuangan yang diterapkan di lingkungan kampus.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum UPNVJ, Ahsin Tohari. Ia menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai sistem penghasilan dosen di perguruan tinggi berstatus BLU.

Menurutnya, transparansi menjadi salah satu prinsip utama dalam pengelolaan keuangan universitas sehingga publik dapat memperoleh informasi berdasarkan data yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penghasilan Dosen Tidak Hanya Berasal dari Gaji Pokok

Ahsin mengakui adanya perhatian masyarakat terhadap besaran gaji pokok dosen dengan jabatan Asisten Ahli yang berada di kisaran Rp3,17 juta.

Namun, ia menjelaskan bahwa angka tersebut bukanlah keseluruhan penghasilan yang diterima dosen setiap bulan. Sistem remunerasi di lingkungan UPN Veteran Jakarta disusun melalui berbagai komponen pendapatan yang saling melengkapi sehingga membentuk total penerimaan atau take-home pay secara keseluruhan.

Menurutnya, pemahaman mengenai struktur pendapatan perlu dilihat secara komprehensif karena terdapat berbagai komponen lain yang menjadi bagian dari hak keuangan dosen sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga memastikan seluruh proses pembayaran dilakukan melalui mekanisme yang profesional dan akuntabel.

“Kami memastikan bahwa seluruh hak keuangan ini dikelola secara profesional melalui sistem payroll perbankan yang terpusat dan akuntabel. Kami menjamin setiap hak pegawai disalurkan secara rutin dan tepat waktu, tanpa adanya penundaan, berpedoman pada regulasi pengelolaan BLU,” ujarnya mengungkapkan.

Sistem Pengelolaan BLU Mengedepankan Akuntabilitas

Sebagai perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum, UPN Veteran Jakarta menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang mengikuti ketentuan pemerintah mengenai tata kelola anggaran negara.

Model pengelolaan tersebut menuntut setiap proses pembayaran dilakukan secara transparan, terdokumentasi dengan baik, serta dapat diaudit sesuai regulasi yang berlaku.

Melalui sistem tersebut, universitas berupaya memastikan seluruh hak pegawai dipenuhi sesuai ketentuan sekaligus menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran publik.

Baca Juga :  FIA UI Perkuat Jejaring Global, Gandeng Zhejiang University Tingkatkan Tata Kelola Perguruan Tinggi

Penjelasan Mengenai Uang Makan Pegawai

Selain memberikan klarifikasi mengenai komponen penghasilan dosen, UPN Veteran Jakarta juga menjelaskan mekanisme pemberian uang makan bagi seluruh pegawai.

Menurut Ahsin Tohari, kebijakan tersebut dirancang berdasarkan prinsip objektivitas dan keadilan sehingga setiap pegawai memperoleh hak sesuai tingkat kehadiran yang tercatat dalam sistem.

Untuk mendukung proses tersebut, universitas memanfaatkan teknologi face recognition yang terintegrasi dengan perangkat gawai masing-masing pegawai. Sistem ini memungkinkan proses pencatatan kehadiran dilakukan secara otomatis dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi.

Berdasarkan sistem tersebut, uang makan sebesar Rp37.000 per hari diberikan secara proporsional sesuai jumlah kehadiran fisik pegawai yang terekam dalam sistem presensi.

Presensi Digital Dinilai Lebih Transparan

UPN Veteran Jakarta menilai penggunaan teknologi presensi digital memberikan sejumlah keuntungan, baik bagi institusi maupun pegawai.

Selain meningkatkan efisiensi administrasi, sistem tersebut memungkinkan setiap pegawai memantau sendiri data kehadiran mereka sehingga proses perhitungan hak keuangan menjadi lebih terbuka.

“Sistem presensi kami bersifat transparan dan dapat dipantau langsung oleh setiap pegawai. Nilai uang makan yang diterima merupakan kalkulasi otomatis dari kehadiran fisik. Kami memastikan bahwa sistem ini berlaku sama bagi seluruh pegawai tanpa terkecuali, sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga tata kelola anggaran negara yang dapat dipertanggungjawabkan,” kata Ahsin.

Komitmen Membangun Tata Kelola yang Baik

Melalui berbagai penjelasan tersebut, UPN Veteran Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Universitas juga menegaskan bahwa ruang dialog akan terus dibuka sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang sehat dengan seluruh sivitas akademika. Di sisi lain, penghormatan terhadap proses judicial review yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi menunjukkan komitmen institusi dalam menghargai mekanisme hukum sebagai bagian dari sistem demokrasi.

Ke depan, UPN Veteran Jakarta berharap seluruh proses yang sedang berlangsung dapat memberikan kepastian regulasi sekaligus memperkuat tata kelola pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan komunikasi yang terbuka, pengelolaan keuangan yang transparan, serta penghormatan terhadap proses konstitusional, universitas optimistis mampu terus menghadirkan lingkungan akademik yang profesional dan berintegritas.

Jika diinginkan, saya juga dapat membuat 3 judul SEO, meta deskripsi, dan tags untuk artikel ini.

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru