Portalmahasiswa.com – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam Executive Development Program: Global Symposium on University Governance for Academic Leaders yang diselenggarakan bersama School of Public Affairs (SPA), Zhejiang University.
Program yang berlangsung di Hangzhou, Tiongkok, pada 16–22 Juli 2026 ini menjadi wadah bagi para pimpinan perguruan tinggi, akademisi, dan peneliti dari berbagai negara untuk bertukar gagasan mengenai tata kelola perguruan tinggi, kepemimpinan akademik, serta pengembangan ilmu administrasi dalam menghadapi dinamika global.
Beragam isu strategis menjadi pembahasan utama, mulai dari internasionalisasi perguruan tinggi, pengembangan kemitraan global, pemahaman tantangan dunia melalui TRIO Framework, hingga strategi meningkatkan publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi internasional.
Zhejiang University Teken MoU dengan Delapan Kampus Indonesia
Salah satu capaian penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Zhejiang University dan delapan perguruan tinggi di Indonesia yang difasilitasi oleh FIA UI.
Kesepakatan ini menjadi pijakan untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan, penelitian, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pelaksanaan berbagai program akademik berskala internasional.
Dekan FIA UI, Prof. Retno Kusumastuti Hardjono, mengatakan hubungan kemitraan antara FIA UI dan SPA Zhejiang University terus berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan.
“Selain memperkuat student mobility melalui Agreement of Implementation (AoI), kedua institusi juga mengembangkan riset bersama, pertukaran akademik, publikasi ilmiah, dan perluasan jejaring internasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima berita.depok.go.id, Jumat (31/07/26).
Program Pertukaran Mahasiswa Terus Berjalan
Kolaborasi antara FIA UI dan Zhejiang University tidak hanya berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi juga telah diwujudkan melalui berbagai program pertukaran akademik.
Pada Januari 2026, FIA UI menerima 24 mahasiswa SPA Zhejiang University dalam program Asia Student Leadership and Cultural Mobility with Zhejiang University 2026 yang diselenggarakan di Kampus FIA UI, Kota Depok.
Sementara itu, pada Agustus 2026, sebanyak 12 mahasiswa FIA UI dijadwalkan mengikuti ZJU-UI Joint Summer School on Inclusive Development di Hangzhou.
Program-program tersebut dirancang untuk membangun kepemimpinan mahasiswa, memperluas wawasan global, serta memperkaya pengalaman lintas budaya sebagai bekal menghadapi dunia internasional.
Kolaborasi Diperluas Lewat Riset dan Konferensi Internasional
FIA UI dan Zhejiang University berkomitmen memperluas ruang kolaborasi melalui berbagai kegiatan akademik lainnya, seperti penyelenggaraan konferensi internasional bersama, summer program, visiting scholars, kuliah umum bersama, hingga keterlibatan sebagai external examiners pada program doktor.
Menurut Prof. Retno, kemitraan kedua institusi kini tidak lagi berfokus pada mobilitas mahasiswa semata, melainkan juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan akademik dan tata kelola perguruan tinggi.
“FIA UI dan Zhejiang University akan terus memperluas kolaborasi melalui penyelenggaraan konferensi internasional bersama, summer program, visiting scholars, kuliah umum bersama, hingga keterlibatan sebagai external examiners pada program doktor,” ujarnya.
“Executive Development Program di Hangzhou membuktikan bahwa kemitraan ini tidak hanya berorientasi pada mobilitas mahasiswa, tetapi juga pada penguatan kapasitas kepemimpinan akademik dan tata kelola perguruan tinggi,” terang Prof. Retno.
Perkuat Kontribusi Indonesia di Kancah Global
Melalui kolaborasi yang terus berkembang, FIA UI memperluas jejaring akademik internasional sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan administrasi publik dan tata kelola pendidikan tinggi di tingkat global.
Prof. Retno berharap kemitraan ini mampu menghasilkan berbagai inovasi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan tantangan pendidikan tinggi di masa depan.
“Kemitraan ini diharapkan menghasilkan riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan,” tandasnya.
Sumber Berita: berita.depok.go.id











