Tak Sekadar Dokumen, Tiga Mahasiswa UI Ubah Arsip Jadi Aset Strategis Mitigasi Risiko Ekonomi

ikon kampus daily

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. megapolitan.antaranews.com

dok. megapolitan.antaranews.com

Portalmahasiswa.com |- Di era transformasi digital yang semakin pesat, peran arsip mengalami perubahan yang sangat signifikan. Jika dahulu arsip lebih dikenal sebagai kumpulan dokumen yang disimpan untuk kebutuhan administrasi, kini arsip telah berkembang menjadi sumber informasi strategis yang memiliki nilai penting dalam mendukung pengambilan keputusan, tata kelola pemerintahan, hingga mitigasi berbagai risiko ekonomi.

Pemahaman inilah yang melatarbelakangi lahirnya sebuah inovasi dari tiga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang berhasil mencuri perhatian dalam ajang Festival Kearsipan Bank Indonesia (FESARBI) 2026. Melalui gagasan mengenai sistem pengelolaan arsip yang lebih modern dan terintegrasi, mereka menawarkan solusi yang dinilai mampu mendukung efektivitas perumusan kebijakan publik sekaligus memperkuat mitigasi risiko ekonomi di Indonesia.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa dunia kearsipan tidak lagi dipandang sebagai bidang yang bersifat administratif semata. Sebaliknya, pengelolaan arsip kini memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional yang berbasis data dan informasi yang akurat.

Kolaborasi Mahasiswa dari Dua Bidang Keilmuan

Tim Universitas Indonesia yang berhasil meraih penghargaan dalam FESARBI 2026 terdiri atas tiga mahasiswa dari latar belakang disiplin ilmu yang berbeda.

Dua anggota tim berasal dari Program Pendidikan Vokasi UI, Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip, yakni Adzra Sabrina dan Sheika Rahmah Alifia. Sementara satu anggota lainnya, Sandrina Ayesha Yanuarti, berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Program Studi Ilmu Ekonomi Islam.

Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam penyusunan karya ilmiah yang mereka ajukan. Perpaduan perspektif antara bidang kearsipan dan ekonomi memungkinkan lahirnya solusi yang tidak hanya kuat dari sisi pengelolaan informasi, tetapi juga relevan terhadap kebutuhan pembangunan dan tata kelola ekonomi modern.

Hasilnya, tim UI berhasil meraih Juara II dalam kompetisi karya tulis ilmiah tingkat nasional yang menjadi bagian dari Festival Kearsipan Bank Indonesia 2026.

Mengubah Cara Pandang terhadap Arsip

Menurut Adzra Sabrina, arsip saat ini tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai dokumen yang disimpan untuk kepentingan administrasi.

Baca Juga :  UNJ Gandeng Pemkab Mappi Tingkatkan Mutu Pendidikan, 1.000 Guru Siap Ikuti Pelatihan

“Arsip tidak lagi sekadar sebagai dokumen administratif, melainkan telah berevolusi menjadi aset informasi strategis yang mampu mendukung mitigasi risiko ekonomi, mempercepat koordinasi antarlembaga, dan meningkatkan kualitas perumusan kebijakan publik,” kata salah salah satu anggota tim mahasiswa UI Adzra Sabrina dalam keterangannya yang diterima ANTARA di Depok, Selasa. Seperti Dilansir megapolitan.antaranews.com

Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan paradigma dalam dunia kearsipan. Ketika data dan informasi menjadi komoditas penting dalam proses pengambilan keputusan, maka sistem pengelolaan arsip yang efektif akan memberikan kontribusi besar terhadap kualitas kebijakan yang dihasilkan.

Arsip yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber referensi yang valid bagi pemerintah maupun lembaga publik dalam menyusun program kerja, mengevaluasi kebijakan, hingga merumuskan strategi pembangunan jangka panjang.

Menjawab Tantangan Transformasi Digital Sektor Publik

Tim mahasiswa UI meyakini bahwa inovasi yang mereka tawarkan memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan transformasi digital yang saat ini sedang berlangsung di berbagai sektor publik.

Perkembangan teknologi menuntut setiap institusi untuk mampu mengelola informasi secara cepat, aman, dan efisien. Dalam konteks tersebut, pengelolaan arsip menjadi salah satu fondasi penting yang mendukung kelancaran proses administrasi dan pengambilan keputusan.

Sistem arsip yang terintegrasi tidak hanya memudahkan pencarian data, tetapi juga membantu lembaga dalam menjaga keamanan informasi serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, arsip dapat diubah menjadi sumber informasi yang mudah diakses, terstruktur, dan siap digunakan kapan saja ketika dibutuhkan untuk mendukung proses kebijakan maupun pelayanan publik.

Presentasi di Hadapan Akademisi dan Praktisi Kearsipan

Perjalanan tim UI menuju podium juara tidak berlangsung secara instan. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, mereka berhasil melaju hingga babak final dan mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri yang terdiri atas akademisi serta praktisi kearsipan dari berbagai institusi.

Dalam tahap final tersebut, peserta dituntut tidak hanya memiliki karya ilmiah yang berkualitas, tetapi juga mampu menjelaskan konsep yang diusung secara komprehensif dan meyakinkan.

Baca Juga :  UI Pastikan Jurusan Sepi Peminat Tak Ditutup, Humaniora Tetap Jadi Identitas Kampus

Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek penting, mulai dari kualitas penelitian, kebaruan ide, relevansi terhadap tema yang diangkat, hingga kemampuan peserta dalam menyampaikan argumentasi dan menjawab pertanyaan dewan juri.

Tim UI berhasil menunjukkan keunggulan pada berbagai aspek tersebut. Kekuatan konsep yang mereka bangun, didukung penyajian data yang matang dan kemampuan presentasi yang baik, menjadi faktor utama yang mengantarkan mereka meraih posisi Juara II sekaligus mendapatkan pengakuan sebagai salah satu karya terbaik tingkat nasional.

Bukti Kekuatan Kolaborasi Lintas Disiplin

Direktur Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, Dr. Safrin Arifin, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu menghasilkan inovasi yang lebih komprehensif dan berdampak luas.

Menurutnya, pendekatan multidisiplin menjadi salah satu strategi efektif dalam menjawab tantangan yang semakin kompleks di era digital saat ini.

“Pencapaian ini menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam menghadirkan gagasan inovatif yang tidak hanya relevan dengan perkembangan ilmu kearsipan, tetapi juga mampu menjawab tantangan tata kelola informasi dan pengambilan kebijakan strategis di tingkat nasional,” pungkas Safrin.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya solusi-solusi inovatif yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Mendorong Generasi Muda Aktif Berinovasi

Keberhasilan tim mahasiswa UI dalam FESARBI 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kampus, tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk aktif melakukan penelitian dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi yang semakin kompleks, kemampuan mengelola data dan arsip menjadi kompetensi yang semakin penting. Inovasi di bidang ini berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Melalui pencapaian tersebut, Universitas Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan bangsa.

Ke depan, pengelolaan arsip yang efektif, aman, dan berbasis teknologi diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung terciptanya kebijakan publik yang lebih akurat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Prestasi yang diraih tiga mahasiswa UI ini menjadi contoh bahwa inovasi besar dapat lahir dari keberanian melihat peluang di bidang yang selama ini sering dianggap sederhana, namun sesungguhnya memiliki dampak yang sangat strategis bagi masa depan.

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru