UIN SMH Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi Webometrics 2026

ikon kampus daily

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. bantenviva.co.id

dok. bantenviva.co.id

PortalMahasiswa.com |-Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Perguruan tinggi keagamaan Islam negeri ini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia berdasarkan Webometrics Ranking 2026.

Mengacu pada hasil pemeringkatan Webometrics periode Februari 2026, UIN SMH Banten berada sejajar dengan sejumlah PTKIN unggulan lainnya, seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Intan Lampung, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Raden Fatah, serta UIN Sunan Ampel Surabaya.

Capaian tersebut memperkuat posisi UIN SMH Banten sebagai salah satu PTKIN yang konsisten menunjukkan peningkatan kinerja akademik sekaligus reputasi digital. Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen kampus dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Webometrics merupakan sistem pemeringkatan universitas dan institusi pendidikan tinggi dunia yang dikembangkan oleh Cybermetrics Lab, lembaga riset di bawah Spanish National Research Council (CSIC). Pemeringkatan ini berfokus pada pengukuran visibilitas serta dampak institusi pendidikan tinggi di ruang digital.

Dalam proses penilaiannya, Webometrics menggunakan empat indikator utama, yakni visibility yang menilai jumlah dan kualitas tautan eksternal ke laman resmi universitas, openness yang mengukur keterbukaan akses terhadap dokumen dan karya ilmiah, excellence yang menghitung publikasi kampus di jurnal bereputasi, serta presence yang melihat volume dan konsistensi konten pada situs resmi perguruan tinggi.

Baca Juga :  Untirta Lepas Peserta P3TIK Angkatan 27

Masuknya UIN SMH Banten ke dalam 10 besar PTKIN terbaik menunjukkan bahwa kinerja kampus tidak hanya kuat pada aspek akademik, tetapi juga pada pengelolaan informasi dan publikasi digital. Hal ini menjadi faktor penting dalam persaingan pendidikan tinggi di era global.

Prestasi tersebut sejalan dengan tren kenaikan peringkat UIN SMH Banten pada periode sebelumnya. Berdasarkan data Webometrics Januari hingga Desember 2025, peringkat global kampus ini meningkat signifikan dari posisi 8.499 ke peringkat 5.567 dunia. Di tingkat Asia, UIN SMH Banten naik dari peringkat 3.414 menjadi 2.367, sedangkan di tingkat nasional Indonesia melonjak dari posisi 250 ke peringkat 106.

Rektor UIN SMH Banten, Prof. Muhammad Ishom, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Alhamdulillah, impact rank kita masih harus ditingkatkan dibandingkan indikator lainnya. Artinya, kuantitas publikasi sudah cukup banyak, tetapi sitasi atau kutipannya masih perlu diperkuat,” ujar Prof Ishom dalam keterangannya, Selasa, 3 Januari 2026.

Ia menambahkan, kampus telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas serta dampak publikasi ilmiah. Salah satunya melalui penyusunan daftar publikasi dosen UIN SMH Banten yang terindeks Scopus dan pengelompokan berdasarkan kuartil jurnal.

Baca Juga :  Kuliah Fleksibel di ITB, Mahasiswa Bisa Ambil Mata Kuliah S2 Sejak Semester 5

Selain itu, dosen dan mahasiswa juga akan terus didorong untuk saling mengutip karya ilmiah yang relevan dengan tema riset masing-masing. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah sitasi sekaligus memperkuat posisi UIN SMH Banten dalam pemeringkatan berbasis dampak.

“Ke depan, jumlah sitasi juga akan kami dorong menjadi salah satu poin dalam penilaian kinerja. Jadi bukan hanya berlomba menerbitkan artikel di jurnal Scopus, tetapi juga mengukur dampak riset tersebut. Webometrics menekankan kualitas dan dampak, bukan sekadar kuantitas,” katanya.

Adapun daftar 10 besar PTKIN terbaik di Indonesia versi Webometrics Ranking Februari 2026 meliputi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Intan Lampung, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Raden Fatah, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi UIN SMH Banten untuk terus meningkatkan mutu akademik, riset, serta layanan pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Sumber Berita: bantenviva.co.id

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru