Portalmahasiswa.com – Mahasiswa Program Doktor (S3) Pendidikan Sains Universitas Negeri Surabaya, Hasan Nuurul Hidayatullaah, M.Pd., kembali menunjukkan kiprahnya di forum akademik internasional. Ia mempresentasikan hasil penelitiannya dalam The 12th International Conference on Environment and Renewable Energy (ICERE 2026) yang digelar di Nha Trang University, Vietnam, pada 28 Februari hingga 2 Maret 2026.
Konferensi internasional tersebut menjadi ajang pertemuan para ilmuwan, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara yang membahas perkembangan terkini terkait isu lingkungan dan energi terbarukan. Dalam forum tersebut, Hasan mempresentasikan dua artikel ilmiah yang berfokus pada pengembangan energi bersih serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs).
Adapun dua artikel yang dipaparkan berjudul “Tinjauan Sistem Energi Terbarukan Berbasis Gelombang Laut: Tren Penelitian Global, Tantangan, dan Peluang Keberlanjutan” serta “Bagaimana Persepsi dan Inovasi Mahasiswa Melalui Proyek STEAM Panel Surya sebagai Energi Terbarukan?”.
Penelitian pertama membahas perkembangan teknologi energi gelombang laut di tingkat global. Kajian ini menyoroti potensi besar energi laut sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang dapat mendukung transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian tersebut juga memetakan tren riset dunia, berbagai tantangan teknologi yang masih dihadapi, serta peluang pengembangannya di masa mendatang.
Sementara itu, penelitian kedua menyoroti pendekatan pembelajaran berbasis proyek menggunakan panel surya dalam kerangka STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong untuk meningkatkan kreativitas, inovasi, sekaligus memperdalam pemahaman terhadap konsep energi terbarukan melalui pengalaman belajar yang aplikatif.
Kedua penelitian ini memiliki keterkaitan erat dengan beberapa tujuan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Dengan mengintegrasikan riset energi terbarukan dan inovasi pendidikan sains, penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung pengembangan pendidikan yang berorientasi pada solusi energi ramah lingkungan di masa depan.
Penelitian ini dilaksanakan di bawah bimbingan Prof. Nadi Suprapto, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai promotor, serta Prof. Dr. Eko Hariyono, S.Pd., M.Pd. sebagai ko-promotor yang memberikan arahan dalam pengembangan riset terkait energi terbarukan dan pendidikan sains berkelanjutan.
Konferensi ICERE 2026 sendiri dibuka dengan sambutan dari Marco Abbiati, Science and Technology Counsellor Embassy of Italy to Vietnam dari University of Bologna, serta sambutan dari Trang Si Trung, Dekan School of Fisheries and Life Sciences, Nha Trang University, Vietnam.
Forum ilmiah ini juga menghadirkan pembicara utama dari sejumlah universitas ternama dunia, di antaranya Sophia University, Pusan National University, Hong Kong University of Science and Technology, serta Escuela Superior Politécnica del Litoral.
Selama tiga hari pelaksanaan, konferensi diisi dengan berbagai agenda akademik seperti pidato utama, invited talks, diskusi ilmiah, hingga sesi paralel yang menjadi ruang bagi para peneliti dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset terbaru mereka.
Partisipasi Hasan dalam konferensi internasional ini tidak hanya memperluas jejaring akademik global, tetapi juga menunjukkan kontribusi mahasiswa Program Doktor Pendidikan Sains UNESA dalam mendorong pengembangan riset energi terbarukan serta inovasi pendidikan sains yang berorientasi pada keberlanjutan dan pencapaian SDGs di tingkat global.
Sumber Berita: s3pendsains.fmipa.unesa.ac.id











