Unej Matangkan KRAI 2026, Puluhan Tim Robotika Nasional Jalani Visitasi Daring

ikon kampus daily

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok.jatim.antaranews.com

dok.jatim.antaranews.com

Portalmahasiswa.com – Atmosfer kompetisi robotika nasional mulai terasa menjelang pelaksanaan Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026. Sebanyak 40 tim robotika terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti proses visitasi daring yang digelar di Kampus Universitas Jember (Unej), Kamis.

Kegiatan yang berlangsung di Lantai 3 Gedung Kewirausahaan Unej tersebut menjadi bagian penting dari tahapan seleksi nasional sebelum KRAI 2026 digelar pada 9-12 Juli 2026. Kompetisi ini nantinya akan menentukan tim terbaik yang berhak mewakili Indonesia pada ajang ABU Robocon atau Asia-Pacific Broadcasting Union Robot Contest tingkat Asia-Pasifik di Hong Kong.

Ketua Pelaksana Visitasi KRAI 2026 sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Unej, Bambang Sujanarko, menjelaskan bahwa proses visitasi merupakan tahap krusial untuk menilai kesiapan tim sebelum memasuki kompetisi utama.

“Kompetisi itu merupakan bagian dari rangkaian seleksi nasional untuk menentukan tim yang akan mewakili Indonesia pada ABU Robocon (Asia-Pacific Broadcasting Union Robot Contest) tingkat Asia-Pasifik,” katanya.

Tema “Kung Fu Quest” Tantang Kreativitas Mahasiswa

Tahun ini, KRAI mengusung tema “Kung Fu Quest” yang menuntut kemampuan peserta dalam merancang dan mengembangkan dua robot yang dapat bekerja secara terintegrasi.

Baca Juga :  Dosen UI Raih Best Paper Award Asia Marketing Journal di Korea Selatan

Robot-robot tersebut harus mampu menjalankan berbagai misi secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi sensor, sistem kendali, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta rekayasa mekanik yang presisi.

Ajang ini tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas, kerja sama tim, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi yang inovatif.

Sistem Visitasi Daring dengan Empat Kamera

Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menerapkan mekanisme visitasi daring yang cukup unik. Setiap tim diwajibkan menggunakan empat akun Zoom secara bersamaan selama proses penilaian berlangsung.

Satu akun digunakan oleh ketua tim untuk mempresentasikan desain robot dan berinteraksi dengan dewan juri. Sementara tiga akun lainnya berfungsi sebagai kamera lapangan yang menampilkan demonstrasi robot dari berbagai sudut pandang.

“Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan menyeluruh karena kesiapan infrastruktur teknologi informasi menjadi salah satu aspek penting yang dipersiapkan Unej sebagai tuan rumah KRAI 2026,” tuturnya.

Melalui sistem tersebut, juri dapat mengamati secara detail performa robot sekaligus memastikan seluruh proses berlangsung transparan dan sesuai aturan kompetisi.

Libatkan Pakar Robotika Nasional

Untuk menjaga objektivitas seleksi, visitasi daring KRAI 2026 melibatkan enam dewan juri yang merupakan pakar robotika dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Dr. Eng. Gigih Prabowo dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Dr. Ir. Soni dari Institut Teknologi Bandung, serta Prof. Benyamin Kusumoputro dari Universitas Indonesia.

Baca Juga :  Perangi Narkoba dari Kampus, BNN dan Universitas Pancasila Perkuat Sinergi P4GN

Kehadiran para ahli tersebut diharapkan mampu memastikan proses seleksi berlangsung profesional dan menghasilkan wakil terbaik Indonesia untuk ajang internasional.

Kampus Harus Menjadi Pusat Inovasi

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej, Dr. Fendi Setyawan, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya inovasi teknologi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat.

“Kampus harus menjadi pusat inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan. KRAI tahun ini diselenggarakan dengan jadwal yang lebih awal karena Indonesia harus mempersiapkan wakil terbaik untuk kompetisi internasional di Hong Kong,” katanya.

Menurutnya, pelaksanaan visitasi daring tidak hanya menjadi sarana evaluasi bagi peserta, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Unej untuk menerima berbagai masukan demi menyempurnakan penyelenggaraan KRAI Nasional.

“Berbagai saran dan evaluasi yang diberikan peserta maupun dewan juri akan menjadi bahan penyempurnaan menjelang pelaksanaan kompetisi di Kampus Unej,” ujarnya.

Dihadiri Tim-Tim Terbaik Indonesia

Ajang visitasi ini diikuti oleh sejumlah tim robotika unggulan dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Di antaranya berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Jambi, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Sam Ratulangi, Universitas Syiah Kuala, hingga Universitas Diponegoro (Undip).

Dengan persaingan yang semakin ketat dan dukungan teknologi yang terus berkembang, KRAI 2026 diharapkan menjadi ajang lahirnya inovator muda yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung robotika internasional.

Sumber Berita: jatim.antaranews.com

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru