Tingkatkan Budaya Literasi Kampus, BEM FAI UMP dan HMPS PAI Gelar Diskusi Mahasiswa

ikon kampus daily

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Portalmahasiswa.com | Purwokerto–Kementerian Riset dan Keilmuan BEM FAI bersama Divisi Pemberdayaan Mahasiswa HMPS Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan Diskusi Mahasiswa bertema “Peran dan Strategi Mahasiswa dalam Meningkatkan Budaya Literasi.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem literasi kampus dan membangun kesadaran kritis mahasiswa terhadap pentingnya literasi di era digital.

Acara diikuti oleh jajaran pengurus organisasi mahasiswa FAI, mahasiswa lintas program studi, serta menghadirkan Arif Maulana, S.Pd., alumni FAI UMP yang aktif dalam gerakan literasi dan komunitas akademik, sebagai pemateri utama.

Ketua HMPS PAI UMP, Yanuar Rizki Arif Saputra, dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi kemajuan intelektual mahasiswa.

“Literasi bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi senjata untuk membedah realitas, menganalisis persoalan, dan merancang langkah perubahan. Suara mahasiswa harus hadir bukan sebagai gema, tetapi sebagai solusi berbasis ilmu dan nalar kritis,” ujarnya.

Baca Juga :  Prediksi Nilai SNBP 2026 ISI yogyakarta, Surakarta, dan Denpasar

Ia berharap diskusi ini memicu kolaborasi dan menghadirkan strategi nyata dalam penguatan budaya literasi di kampus.

Presiden BEM FAI UMP, Aisyah Muhana Muthi, turut menekankan pentingnya membiasakan literasi sebagai budaya, bukan sekadar kewajiban.

“Budaya literasi tidak boleh berhenti pada membaca sekilas atau mencari jawaban instan. Jadikan literasi sebagai kebiasaan, dan riset sebagai cara memahami realitas—bukan hanya syarat tugas,” tuturnya.

Dalam pemaparannya, Arif Maulana, S.Pd. menyampaikan pentingnya kesadaran kolektif mahasiswa dalam membangun budaya literasi yang hidup dan berkelanjutan.

“Budaya literasi lahir dari kesadaran bahwa membaca, menulis, dan berdiskusi adalah cara memperluas cara pandang. Ketika mahasiswa menghidupkan literasi di kelas, organisasi, dan keseharian, mereka sedang membangun peradaban yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia mengusulkan langkah strategis seperti: membuka ruang diskusi rutin, membangun komunitas belajar, menyelenggarakan pendampingan literasi, mengembangkan mentoring akademik, serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga internal maupun eksternal.

Baca Juga :  Mahasiswa Doktor UNESA Presentasikan Riset Energi Terbarukan di Konferensi Internasional ICERE 2026

Pada kesempatan terpisah, pakar literasi media Dr. Rina Puspita mengingatkan bahwa literasi digital merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya kemampuan memahami konteks informasi, mengenali bias, dan membedakan fakta serta opini agar tidak terjebak dalam informasi menyesatkan.

Menurutnya, program seperti Tular Nalar sangat relevan untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Diskusi berjalan interaktif dengan tingginya partisipasi mahasiswa melalui pertanyaan, tanggapan kritis, dan berbagi pengalaman. Antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran bahwa literasi merupakan bekal penting untuk menghadapi dinamika akademik maupun sosial.

Melalui kegiatan ini, BEM FAI UMP dan HMPS PAI UMP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gerakan literasi kampus serta membangun budaya akademik yang kritis, kolaboratif, dan berwawasan luas.[]

Sumber Berita: pwmjateng.com

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru