Portalmahasiswa.com – Menentukan program studi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 tidak seharusnya sekadar ikut arus tren. Calon mahasiswa perlu menimbang secara matang minat personal, kemampuan akademik, serta strategi membaca tingkat persaingan agar peluang diterima semakin besar.
Di Universitas Negeri Jakarta, terdapat sejumlah program studi yang tingkat peminatnya relatif lebih rendah dibandingkan prodi-prodi favorit. Berdasarkan data SNBP 2025, beberapa jurusan bahkan mencatat jumlah pendaftar di bawah 100 orang—fakta yang bisa menjadi pertimbangan strategis bagi calon pendaftar SNBP 2026.
Berikut daftar jurusan dengan jumlah peminat paling sedikit di UNJ yang dapat dijadikan referensi:
- Pendidikan Fisika — 75 peminat
Menjadi program studi dengan pendaftar paling sedikit pada SNBP 2025. Prodi ini berfokus pada penguatan kompetensi calon pendidik fisika yang menguasai konsep sains dan pedagogi. - Olahraga Rekreasi — 91 peminat
Cocok bagi mahasiswa yang tertarik pada pengembangan aktivitas olahraga berbasis rekreasi, kebugaran, dan pemberdayaan masyarakat. - Pendidikan Musik — 95 peminat
Mengarahkan mahasiswa pada penguasaan seni musik serta kemampuan mengajarkan seni budaya di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal. - Pendidikan Teknik Elektronika — 117 peminat
Mempelajari dasar hingga penerapan teknik elektronika dengan orientasi pendidikan, menyiapkan lulusan yang kompeten di bidang pengajaran vokasi. - Pendidikan Kimia — 134 peminat
Berfokus pada pencetakan calon pendidik sains kimia yang memiliki pemahaman konseptual dan keterampilan praktikum. - Teknologi Rekayasa Manufaktur (Sarjana Terapan) — 137 peminat
Program studi terapan yang menekankan praktik industri dan penguasaan teknologi manufaktur sesuai kebutuhan dunia kerja. - Fisika — 144 peminat
Mengembangkan keilmuan fisika murni dengan orientasi riset dan penguatan dasar sains. - Kepelatihan Kecabangan Olahraga — 145 peminat
Mempersiapkan tenaga pelatih profesional di berbagai cabang olahraga dengan pendekatan ilmiah dan aplikatif.
Dengan memahami data peminat ini, calon mahasiswa diharapkan dapat menyusun strategi pilihan SNBP 2026 secara lebih rasional—menyelaraskan minat dan bakat dengan peluang yang tersedia, tanpa mengabaikan kualitas dan prospek akademik ke depan.
Sumber Berita: spiritriau.com











