Sister City Jadi Peluang Baru, Ekonom Unej Sebut Jember Harus Perkuat Jejaring Global

ikon kampus daily

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok.beritajatim.com

dok.beritajatim.com

Portalmahasiswa.com – Ketidakpastian ekonomi global yang semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir menjadi tantangan serius bagi banyak daerah, termasuk Kabupaten Jember. Melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia, meningkatnya tekanan inflasi, serta situasi geopolitik internasional yang belum sepenuhnya stabil dinilai membutuhkan langkah-langkah strategis yang lebih adaptif dan kolaboratif.

Salah satu upaya yang dinilai relevan adalah memperluas kerja sama internasional melalui skema sister city atau kota kembar. Gagasan tersebut disampaikan oleh ekonom Universitas Jember (Unej) yang menilai bahwa kemitraan antarkota di berbagai negara dapat membuka peluang baru bagi pembangunan daerah.

Sister City Bukan Sekadar Simbolik

Di tengah era globalisasi yang semakin terkoneksi, kerja sama sister city tidak lagi dipandang sebagai hubungan seremonial semata. Kemitraan tersebut dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengembangan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga perluasan peluang investasi.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Gelar Temu Muhibbah, Bangun Kolaborasi Strategis Lintas Sektor

Melalui kerja sama yang lebih luas dengan kota-kota di luar negeri, Kabupaten Jember berpotensi memperoleh akses terhadap berbagai inovasi dalam bidang pendidikan, teknologi, pariwisata, pertanian, hingga pengembangan usaha kecil dan menengah.

Kolaborasi semacam ini juga dapat membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan pasar internasional sekaligus meningkatkan daya saing produk daerah di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat.

Peluang Baru bagi Pembangunan Daerah

Menurut pandangan ekonom tersebut, kondisi ekonomi dunia yang sedang menghadapi berbagai tantangan justru menuntut pemerintah daerah untuk lebih aktif membangun jejaring internasional. Hubungan antarkota dapat menjadi pintu masuk bagi pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan pembangunan.

Selain aspek ekonomi, kerja sama sister city juga berpotensi mendorong pertukaran budaya, pendidikan, serta pengembangan kapasitas aparatur pemerintah daerah. Dengan demikian, manfaat yang diperoleh tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial dan kelembagaan.

Baca Juga :  Kayla dan Alya Buktikan Santri Mampu Tembus Fakultas Kedokteran Lewat Prestasi dan Kerja Keras

Jember Dinilai Memiliki Potensi Besar

Sebagai salah satu daerah dengan potensi unggulan di sektor pertanian, pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif, Jember dinilai memiliki modal yang cukup kuat untuk menjalin kemitraan internasional yang lebih luas.

Keberadaan perguruan tinggi, berbagai event berskala nasional maupun internasional, serta kekayaan sumber daya lokal dapat menjadi daya tarik bagi kota-kota mitra dari berbagai negara.

Dengan memperluas jaringan kerja sama sister city, Kabupaten Jember diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah dinamika global yang terus berubah.

Kolaborasi Jadi Kunci Menghadapi Masa Depan

Di tengah tantangan ekonomi dunia yang semakin kompleks, kolaborasi menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Melalui kerja sama antarkota yang lebih luas dan produktif, Jember berpeluang memperkuat posisinya sebagai daerah yang terbuka terhadap inovasi, investasi, dan kemitraan global.

Langkah tersebut sekaligus menjadi strategi untuk memastikan bahwa perkembangan daerah tidak hanya bergantung pada potensi internal, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang yang lahir dari jejaring internasional yang semakin luas.

Sumber Berita: beritajatim.com

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru