Portalmahasiswa.com – Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, dan pemerintah desa kembali diperkuat melalui penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor (IPB) di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Tunjungan, Selasa (7/7/2026), menjadi awal pelaksanaan program pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.
Mewakili Kapolsek Tunjungan, Kanit Binmas Polsek Tunjungan Aiptu Adi Riyanto, S.H., turut menghadiri prosesi penyambutan tersebut sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap kegiatan pendidikan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Sebanyak 40 mahasiswa IPB secara resmi diterima oleh Camat Tunjungan, Ibu Ani Wahyu Kumalasari, S.Stp., M.A., didampingi perwakilan Koramil Tunjungan Pelda Bakiman, serta perangkat desa dari wilayah yang akan menjadi lokasi pelaksanaan KKN.
Mahasiswa Akan Mengabdi di Lima Desa
Dalam sambutannya, Camat Tunjungan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan IPB yang kembali menempatkan mahasiswanya di wilayah Kecamatan Tunjungan. Ia berharap para peserta KKN mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah untuk membantu mengembangkan potensi desa.
Ke-40 mahasiswa tersebut akan melaksanakan program pengabdian di lima desa, yaitu Desa Gempolrejo, Sambongrejo, Tutup, Tambahrejo, dan Tawangrejo. Berbagai program pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa.
Polri Siap Dukung Kelancaran Program KKN
Dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN juga disampaikan jajaran Polres Blora. Melalui Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, S.H., Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan komitmen kepolisian untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan agar berlangsung aman dan kondusif.
“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan mahasiswa dari IPB di wilayah Tunjungan. Kehadiran personel Polsek Tunjungan dalam penerimaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pendidikan dan pengabdian masyarakat. Kami mengimbau para mahasiswa untuk cepat beradaptasi, menjaga sopan santun, serta selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan perangkat desa setempat jika memerlukan bantuan,” ujar AKP Midiyono.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan pelaksanaan KKN yang aman sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.
Langsung Bergerak Memulai Pengabdian
Usai prosesi penerimaan yang berakhir sekitar pukul 14.30 WIB, seluruh mahasiswa langsung diberangkatkan menuju desa penempatan masing-masing. Mereka didampingi oleh perangkat desa untuk memulai berbagai program pengabdian yang telah disusun selama masa KKN.
Kehadiran mahasiswa IPB di Kecamatan Tunjungan diharapkan mampu menghadirkan inovasi, membantu pengembangan potensi lokal, serta mempererat kolaborasi antara dunia akademik dengan masyarakat. Di sisi lain, dukungan dari pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi modal penting agar seluruh kegiatan pengabdian dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi desa-desa yang menjadi lokasi KKN.
Sumber Berita: humas.polri.go.id











