Portalmahasiwa.com – Komitmen UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember dalam memperkuat budaya riset bertaraf internasional kembali membuahkan hasil membanggakan. Dua dosen kampus tersebut berhasil meraih Bantuan Penelitian Pengembangan Kolaborasi Internasional Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI dengan total pendanaan sebesar Rp100 juta.
Keberhasilan ini menjadi bukti meningkatnya daya saing akademik dosen UIN KHAS Jember di tingkat internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi riset bersama berbagai mitra luar negeri.
Teliti Peran Fatwa dalam Perlindungan Lingkungan di Tiga Negara
Dua dosen yang berhasil memperoleh pendanaan tersebut adalah Dr. Hj. Mahmudah, S.Ag., M.E.I. dan Muhammad Fauzinudin Faiz.
Keduanya lolos melalui proposal penelitian berjudul “Fatwa Authorities and Public Policy: Dynamics of Response and Compliance With Environmental Protection in Indonesia, Morocco, and Spain.”
Proposal tersebut masuk dalam klaster Penelitian Pengembangan Kolaborasi Internasional, salah satu skema penelitian paling kompetitif yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI.
Penelitian ini akan mengkaji hubungan antara otoritas fatwa dan kebijakan publik dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap perlindungan lingkungan di Indonesia, Maroko, dan Spanyol. Kajian lintas negara tersebut diharapkan mampu menghadirkan perspektif komparatif mengenai kontribusi nilai-nilai keagamaan dalam mendukung kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.
Hadirkan Perspektif Baru tentang Isu Lingkungan
Dr. Hj. Mahmudah menjelaskan bahwa penelitian ini berupaya memperluas pemahaman mengenai peran fatwa dalam mendukung kebijakan perlindungan lingkungan di berbagai negara.
“Isu lingkungan merupakan persoalan global yang membutuhkan pendekatan multidisipliner, termasuk perspektif keagamaan. Melalui penelitian ini kami ingin melihat bagaimana otoritas fatwa dapat memengaruhi kebijakan publik sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat terhadap upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi internasional menjadi peluang untuk saling belajar dari pengalaman Indonesia, Maroko, dan Spanyol,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi kesempatan penting untuk memperkaya sudut pandang sekaligus menghasilkan rekomendasi yang relevan dalam menghadapi tantangan lingkungan global.
Bukti Meningkatnya Daya Saing Dosen UIN KHAS Jember
Keberhasilan tersebut merupakan bagian dari pengumuman resmi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam mengenai penerima Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun Anggaran 2026.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi akademik, serta memperkuat kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam dalam menghasilkan riset yang berdampak bagi masyarakat.
Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., mengapresiasi keberhasilan dua dosen tersebut yang mampu bersaing pada skema hibah penelitian berorientasi internasional.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen-dosen UIN KHAS Jember memiliki kapasitas untuk berkompetisi pada skema penelitian yang sangat kompetitif, termasuk yang berorientasi pada kolaborasi internasional. Kami berharap capaian ini menjadi pemicu bagi dosen lainnya untuk terus menghasilkan riset yang unggul, memperluas jejaring akademik global, serta melahirkan publikasi bereputasi internasional yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan strategis masyarakat,” ujar Prof. Amal.
Dorong Budaya Riset yang Inovatif dan Berdampak
Prof. Amal menambahkan, penguatan budaya riset menjadi salah satu prioritas UIN KHAS Jember dalam meningkatkan mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Karena itu, universitas akan terus mendorong dosen untuk membangun kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, agar hasil penelitian tidak hanya menghasilkan kontribusi akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika UIN KHAS Jember untuk terus mengembangkan riset yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak luas. Selain memperkuat reputasi akademik universitas, capaian tersebut juga mendukung upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan daya saing penelitian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di tingkat internasional.
Sumber Berita: uinkhas.ac.id











