UIN Salatiga Resmikan Fakultas Saintek, Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital

ikon kampus daily

Senin, 6 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok.cahaya.kompas.com

dok.cahaya.kompas.com

Portalmahasiswa.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga resmi menambah Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) sebagai bagian dari upaya memperkuat peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Peresmian fakultas baru tersebut dilakukan melalui penandatanganan prasasti oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, di Ruang Rapat Gedung KH. Hasyim As’ari, UIN Salatiga, Sabtu (4/7/2026).

Sebagai langkah awal, Fakultas Sains dan Teknologi membuka tiga program studi, yaitu Sains Data, Teknologi Informasi, serta Perpustakaan dan Sains Informasi. Kehadiran ketiga program tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknologi sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

PTKIN Didorong Menjadi Motor Penghasil SDM Berkualitas

Dalam sambutannya, Kamaruddin Amin menegaskan bahwa PTKIN harus terus memperkuat perannya sebagai pusat lahirnya intelektual yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus mampu meningkatkan otoritasnya sebagai penghasil cendekiawan yang kapabel,” ujar Kamaruddin.

Baca Juga :  Pelantikan Ormawa, Dekan Fakultas Keislaman UTM Tekankan Amanah dan Integritas

Menurutnya, pembukaan Fakultas Saintek menjadi bagian dari penguatan kelembagaan UIN Salatiga yang selama ini telah menunjukkan reputasi akademik di tingkat internasional.

Ia menilai berbagai capaian akademik yang diraih kampus tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan fakultas baru. Salah satunya adalah jurnal IJIMS yang berhasil mempertahankan peringkat Q1 Scimago Journal Rank (SJR) selama delapan tahun berturut-turut. Selain itu, jurnal IJTIHAD juga dinobatkan sebagai jurnal terbaik dunia untuk kategori religious studies.

“Prestasi luar biasa yang telah diraih UIN Salatiga ini dipertahankan berbarengan dengan memperluas dampak nyata di tengah masyarakat. PTKIN diposisikan untuk meningkatkan otoritasnya sebagai penghasil cendekiawan yang kapabel,” katanya.

Tata Kelola Bersih Jadi Fondasi Pengembangan Kampus

Selain menyoroti prestasi akademik, Kamaruddin juga memberikan apresiasi terhadap tata kelola UIN Salatiga yang dinilai konsisten menjaga integritas.

Ia menyebut keberhasilan kampus mempertahankan predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) sejak tahun 2020 menjadi fondasi penting dalam membangun perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, kualitas akademik harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang baik agar mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.

Baca Juga :  FIPP Unnes Siap Gelar Forum Internasional 2026, Bahas Isu Pendidikan Global

Green Wasathiyah Campus Jadi Identitas Fakultas Saintek

Sementara itu, Rektor UIN Salatiga, Zakiyuddin Baidhawy, menjelaskan bahwa Fakultas Sains dan Teknologi dikembangkan dengan mengusung konsep Green Wasathiyah Campus.

Konsep tersebut mengintegrasikan nilai-nilai Islam wasathiyah dengan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, sehingga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetap berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.

“UIN Salatiga dengan tambahan Fakultas Saintek ini disiapkan untuk menjadi laboratorium hidup bagi tumbuhnya generasi yang unggul secara akademik, namun tetap memiliki kepedulian terhadap bumi sebagai amanah Allah Swt,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran Fakultas Saintek semakin memperkuat posisi UIN Salatiga sebagai perguruan tinggi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki reputasi internasional, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Perkuat Daya Saing Perguruan Tinggi Keagamaan

Peresmian Fakultas Sains dan Teknologi menjadi tonggak baru bagi pengembangan UIN Salatiga dalam menjawab kebutuhan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Kehadiran fakultas ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Acara peresmian turut dihadiri jajaran pimpinan UIN Salatiga serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Sumber Berita: cahaya.kompas.com

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
Dosen UIN KHAS Jember Belajar Al-Qur’an Braille Bersama Penyandang Tunanetra, Perkuat Pengabdian Inklusif

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terbaru