Portalmahasiswa.com |- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan eksistensinya di panggung global dengan berpartisipasi dalam Global Sustainable Development Congress 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 22–25 Juni 2026. Kehadiran UPI dalam forum internasional tersebut menjadi bukti komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui inovasi, riset, dan kolaborasi lintas sektor.
Global Sustainable Development Congress merupakan ajang internasional yang diselenggarakan oleh Times Higher Education (THE) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, peneliti, pelaku industri, pemerintah, hingga organisasi internasional untuk membahas solusi nyata terhadap berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan dunia.
Dengan ribuan peserta dari berbagai negara, kongres ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan inovasi sekaligus membangun jejaring kerja sama internasional yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat global.
Delegasi UPI Perkenalkan Inovasi Berbasis Keberlanjutan
Dalam kegiatan tersebut, delegasi UPI dipimpin oleh Prof. Eri Kurniawan, Ph.D., didampingi Intan Pratidina Dewi dari Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional serta Andri Yunardi dari Direktorat Inovasi Hilirisasi dan Science Techno Park.
Tidak hanya melibatkan unsur pimpinan dan tenaga profesional, UPI juga memberikan ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk turut berpartisipasi. Perwakilan mahasiswa dan alumni Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Andika Naufal dan Muhammad Zidan, hadir sebagai product exhibitor yang memperkenalkan hasil karya inovatif kepada para peserta kongres.
Keikutsertaan UPI dalam ajang tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Program EQUITY-LPDP yang bertujuan memperluas pengakuan internasional terhadap perguruan tinggi Indonesia melalui promosi capaian akademik dan inovasi unggulan.
Jawara-EV, Motor Sport Berbasis Hidrogen Karya Anak Bangsa
Salah satu inovasi yang menarik perhatian pengunjung adalah Jawara-EV, motor sport berbasis hidrogen yang dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif UPI.
Inovasi ini menjadi simbol kemajuan teknologi ramah lingkungan yang tengah dikembangkan di lingkungan kampus. Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap isu perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon, kendaraan berbasis hidrogen dinilai memiliki potensi besar sebagai solusi transportasi masa depan.
Keunggulan utama Jawara-EV terletak pada kemampuannya menghasilkan emisi nol. Berbeda dengan kendaraan berbahan bakar fosil yang menghasilkan karbon dioksida dan polutan lainnya, motor berbasis hidrogen ini hanya menghasilkan uap air sebagai residu proses energi.
Hal tersebut menjadikan Jawara-EV sebagai salah satu inovasi yang mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Efisiensi Tinggi yang Mencuri Perhatian Dunia
Tidak hanya ramah lingkungan, Jawara-EV juga memiliki tingkat efisiensi yang sangat mengesankan. Berdasarkan data yang dipamerkan, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 214 kilometer hanya dengan menggunakan 1,2 liter hidrogen.
Angka tersebut menunjukkan bahwa teknologi energi alternatif dapat menjadi pilihan yang kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional. Efisiensi yang tinggi membuka peluang pemanfaatan teknologi hidrogen dalam berbagai sektor transportasi di masa depan.
Keberhasilan pengembangan Jawara-EV menjadi bukti bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya relevan di tingkat nasional, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat internasional.
Melalui pameran tersebut, UPI ingin menunjukkan bahwa inovasi teknologi dapat menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dunia.
Ubi Jalar sebagai Solusi Pangan Masa Depan
Selain memperkenalkan teknologi transportasi ramah lingkungan, UPI juga membawa inovasi di bidang pangan berkelanjutan melalui pemanfaatan ubi jalar.
Produk ini mendapat perhatian karena memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif yang bernilai ekonomi tinggi. Ubi jalar tidak hanya dikenal sebagai bahan pangan tradisional, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk modern yang memiliki nilai tambah.
Salah satu produk unggulan yang diperkenalkan adalah tepung gluten-free yang saat ini memiliki permintaan tinggi di pasar global. Produk ini dinilai memiliki peluang ekspor yang menjanjikan karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi sehat.
Selain tepung, ubi jalar juga dapat diolah menjadi aneka kue, makanan olahan, hingga serbuk minuman yang memiliki nilai komersial tinggi.
Pemanfaatan Menyeluruh untuk Ekonomi Berkelanjutan
Keunikan inovasi pangan yang diperkenalkan UPI tidak hanya terletak pada produk akhirnya, tetapi juga pada konsep pemanfaatan seluruh bagian tanaman.
Tidak hanya umbi yang digunakan, daun, kulit, hingga akar ubi jalar dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomi. Pendekatan ini mencerminkan prinsip ekonomi sirkular yang saat ini menjadi perhatian dunia dalam upaya mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi sumber daya.
Dengan memanfaatkan seluruh bagian tanaman, potensi limbah dapat ditekan seminimal mungkin. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan pelaku usaha, pendekatan tersebut juga mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Model pengembangan seperti ini menunjukkan bahwa sektor pangan dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Memperkuat Jejaring dan Kolaborasi Global
Menurut Prof. Eri Kurniawan, keikutsertaan UPI dalam Global Sustainable Development Congress bukan sekadar menghadirkan produk inovasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kerja sama internasional.
“Kami ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa UPI mampu berkontribusi melalui inovasi nyata, sekaligus memperkuat jejaring internasional dan kolaborasi lintas kampus,” ujarnya. Seperti Dilansir berita.upi.edu
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun hubungan global yang dapat mendorong terciptanya inovasi dan solusi atas berbagai tantangan dunia.
Kolaborasi lintas negara dan lintas institusi menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan teknologi, penelitian, serta implementasi program-program pembangunan berkelanjutan.
Komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Partisipasi UPI dalam kongres ini sejalan dengan komitmen universitas terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang penghapusan kelaparan serta SDG 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Melalui inovasi kendaraan hidrogen dan pengembangan produk pangan berbasis ubi jalar, UPI berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target-target pembangunan global.
Kehadiran inovasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat menjadi contoh konkret bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Pengakuan Global terhadap Kiprah UPI
Komitmen dan berbagai langkah inovatif yang dilakukan UPI mulai mendapatkan pengakuan di tingkat internasional. Hal ini terlihat dari peningkatan posisi universitas dalam THE Sustainable Impact Rankings.
UPI kini berhasil menempati peringkat 601–800 dunia setelah sebelumnya belum masuk dalam daftar pemeringkatan tersebut. Pencapaian ini menjadi indikator bahwa berbagai program, riset, dan inovasi yang dikembangkan universitas telah mendapat perhatian serta apresiasi dari komunitas global.
Peningkatan peringkat tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika UPI, tetapi juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata dalam agenda pembangunan berkelanjutan dunia.
Melalui partisipasi aktif dalam forum internasional seperti Global Sustainable Development Congress 2026, UPI semakin mempertegas posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkomitmen menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab tantangan global sekaligus mendukung terwujudnya masa depan yang lebih berkelanjutan.











