Portalmahasiswa.com | Semarang–Perjalanan Qori Safa Nurzikha membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Mahasiswi Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) Jurusan D4 Informasi dan Humas ini berhasil menuntaskan studi dengan hasil membanggakan, meski tumbuh dari keluarga sederhana. Riri, sapaan akrabnya, bahkan menjadi sarjana pertama di keluarganya.
Kerja keras, dukungan ayah, serta doa sang ibu yang telah berpulang menjadi kekuatan utama Riri selama menempuh pendidikan. Pada Senin, 28 Juli 2025, ia resmi dilantik sebagai lulusan dan mengikuti Wisuda UNDIP ke-179 di Muladi Dome. Prestasinya pun tak main-main, dengan IPK nyaris sempurna, 3,95.
Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, Riri menghadapi ujian berat sejak awal masa kuliah. Ia kehilangan ibunya pada Juli 2021, bertepatan dengan masa pandemi Covid-19. Sejak saat itu, Riri tumbuh bersama ayahnya yang bekerja sebagai ojek online, dalam keluarga yang sangat sederhana namun menjunjung tinggi pendidikan.
Mimpi Riri untuk menempuh pendidikan tinggi akhirnya terwujud saat ia diterima di Sekolah Vokasi UNDIP, Jurusan Informasi dan Humas (D4). Selama kuliah, ia sempat mendaftar Program KIP-K, namun belum mendapat kesempatan menerima bantuan tersebut. Meski begitu, ia memperoleh keringanan biaya dengan UKT Golongan 1. Kondisi ini membuat Riri harus pandai mengatur keuangan, terutama untuk kebutuhan proyek dan tugas perkuliahan.
Di balik keterbatasan tersebut, Riri merasa sangat bersyukur bisa belajar di lingkungan akademik yang inklusif dan penuh dukungan. Ia merasakan kehangatan dari teman-teman seangkatan, serta dorongan semangat dari para dosen yang selalu memotivasi.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur rasanya bisa berkuliah di jurusan ini, selain ini passion, dosen yang ada di sini juga sangat ramah dan disiplin, Teman teman yang saya kenal juga sangat baik dan selalu mendukung baik secara emosional ataupun hal lain. Dengan Latar belakang yang berbeda dengan teman-teman saya, bukan suatu hal atau rintangan untuk saya. Target saya lulus dengan tepat waktu dan itu yang menjadi motivasi saya dalam berkuliah, kedepannya saya ingin melanjutkan ke Jenjang S2 atau bahkan sampai S3 dengan beasiswa karena saya ingin menjadi seorang dosen,” katanya.
Riri juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Dosen Pembimbing Tugas Akhir yang terus mengingatkan dan memotivasinya agar dapat lulus tepat waktu. Ia turut mengapresiasi semua pihak yang telah berperan dan bekerja sama dalam mendukung perjalanan studinya.
Saat ditanya mengenai kunci keberhasilannya, Riri menekankan pentingnya mengenali kemampuan diri dan memiliki strategi belajar yang tepat. “Harus tahu tujuan awal kuliah, selalu ingat motivasi yang ditanamkan dari awal, belajar lebih ekstra sesuai dengan materi, dan pastinya banyak ibadah dan berdoa,” ujarnya.
Kisah Riri menjadi gambaran nyata bahwa Sekolah Vokasi UNDIP tidak hanya menghadirkan pendidikan berkualitas, tetapi juga memberikan dukungan menyeluruh bagi mahasiswa. Mulai dari biaya kuliah yang terjangkau, lingkungan akademik yang suportif, hingga fasilitas pembelajaran yang memadai.
Melalui komitmen tersebut, UNDIP terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta profesionalisme tinggi, khususnya dalam dunia Public Relations.[]
Sumber Berita: kemdiktisaintek.go.id











