Portalmahasiswa — Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar kegiatan sharing session bertajuk “Strategi dan Program Percepatan Internasionalisasi Kampus” dengan menghadirkan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Komarudin, M.Si., sebagai narasumber utama. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Senat, Gedung Kuliah Terintegrasi UTU, pada Senin (12/01/2026) ini diikuti oleh jajaran pimpinan UTU, mulai dari Rektor, para wakil rektor, dekan, kepala lembaga, kepala biro, kepala UPA, ketua jurusan, hingga tenaga kependidikan.
Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., menyambut positif kehadiran delegasi UNJ dan menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas UTU menuju perguruan tinggi berdaya saing global. Menurutnya, sebagai institusi yang terus bertumbuh, UTU membutuhkan penguatan strategi serta berbagi pengalaman dari perguruan tinggi yang telah lebih dahulu mapan di level nasional maupun internasional.
“Kami berharap momentum ini dapat memotivasi seluruh jajaran pimpinan dan staf di lingkungan UTU untuk keluar dari zona nyaman dan mulai membangun ekosistem pendidikan yang berstandar internasional.” ujar Prof. Ishak Hasan.
Dalam sesi pemaparan, Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan prasyarat penting bagi perguruan tinggi agar mampu bersaing di tengah kompetisi global yang semakin dinamis. Ia menjelaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya berperan sebagai institusi nasional, tetapi telah menjadi aktor global dalam pengembangan dan produksi pengetahuan.
“UNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) memiliki modal struktur yang kuat untuk mendorong transformasi tersebut melalui integrasi tridharma perguruan tinggi yang berdampak nyata dan berkelanjutan,” ungkap Prof. Komarudin.
Berdasarkan data yang disampaikan, UNJ mencatat berbagai capaian signifikan hingga tahun 2025. Lebih dari 100 mahasiswa tercatat mengikuti program internasional, sementara 82 dosen terlibat sebagai guest lecturer di luar negeri. Di bidang riset, kolaborasi penelitian internasional UNJ mengalami peningkatan tajam, dari 24 penelitian pada 2024 menjadi 52 penelitian pada 2025. Capaian tersebut menempatkan UNJ di peringkat ke-5 nasional di antara LPTK dengan total 4.898 publikasi terindeks Scopus. Prof. Komarudin juga menekankan pentingnya transformasi digital melalui pengembangan Smart Classroom, MOOCs, serta optimalisasi SEO institusional sebagai strategi meningkatkan visibilitas global kampus.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua AMKI Wilayah DKI Jakarta Prof. Muchlas Suseno, Koordinator Pusat Pengelolaan Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN Dr. Iwan Setiawan, M.Pd., serta Sekretaris LPPM UNJ Dr. Raharjo, S.Pd., M.Si. Kehadiran para pakar tersebut memperkaya diskusi terkait implementasi strategi internasionalisasi yang berbasis data dan mutu, sekaligus memperkuat kepercayaan publik internasional terhadap institusi pendidikan Indonesia.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UTU dan UNJ mengenai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai landasan hukum kerja sama ke depan. Sebagai wujud kepedulian sosial, sivitas akademika UNJ juga menyerahkan bantuan tanggap darurat bencana senilai Rp200 juta kepada UTU untuk membantu penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh dalam beberapa waktu terakhir.
Sumber Berita: utu.ac.id











