Portalmahasiswa—Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih medali pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan capaian gemilang tersebut, UPI memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama dua semester kepada para mahasiswa peraih medali.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UPI, mengingat mahasiswa kampus tersebut sukses menyumbangkan total 14 medali dalam ajang olahraga multi-event terbesar di Asia Tenggara itu. Medali-medali tersebut diraih dari berbagai cabang olahraga, seperti rowing, squash, baseball, hockey, dan football. Di antara perolehan tersebut, terdapat dua medali emas yang menjadi bukti kuat potensi atlet UPI untuk bersaing di level internasional.
Wakil Rektor UPI Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Prof. Yudhi Sukmayadi, di Bandung, Senin, 12 Januari 2026, menyampaikan bahwa kebijakan pembebasan UKT merupakan bentuk apresiasi institusi atas prestasi tertinggi yang dicapai mahasiswa UPI di ajang SEA Games.
“Ini merupakan komitmen UPI dalam mendukung olahraga prestasi mahasiswa,” ujarnya.
Selain kebijakan pembebasan UKT, UPI juga berencana memperkuat dukungan terhadap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga melalui peningkatan fasilitas dan perlengkapan, serta penyusunan program latihan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta daya saing mahasiswa dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Prof. Yudhi menambahkan, universitas berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pembinaan olahraga melalui pelatihan yang intensif dan terstruktur, sehingga prestasi mahasiswa di kancah internasional dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kualitas atlet juga didukung melalui optimalisasi sarana dan prasarana. “Dalam rangka peningkatan kualitas atlet, optimalisasi sarana dan prasarana juga menjadi prioritas, mulai dari lapangan latihan hingga alat pendukung cabang olahraga,” ujarnya.
UPI juga membuka ruang regenerasi atlet dengan menjalin kerja sama bersama lembaga pembinaan, seperti Cibubur Youth Athlete Training Centre (CYATC). Para alumni lembaga tersebut kini mulai diarahkan untuk melanjutkan studi sekaligus pembinaan prestasi di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI. Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menjadi institusi leading and outstanding, UPI optimistis bahwa apresiasi ini tidak hanya bernilai finansial, tetapi juga menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
Sumber Berita: deskjabar.pikiran-rakyat.com











