Portalmahasiswa.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler Sore/RPL Gelombang II Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan cara baru dalam mengajak pelajar berolahraga. Melalui sosialisasi cabang olahraga Petanque, para mahasiswa memperkenalkan olahraga yang masih tergolong baru kepada siswa SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan, Kabupaten Jember, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB di halaman sekolah tersebut diikuti seluruh siswa, dewan guru, serta mahasiswa KKN. Suasana berlangsung meriah sejak awal, dengan peserta antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi dan praktik langsung.
Mengenalkan Petanque Lewat Teori dan Praktik
Sosialisasi ini menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan memperluas wawasan pelajar mengenai cabang olahraga sekaligus menanamkan gaya hidup sehat dan nilai-nilai sportivitas.
Materi diawali dengan pengenalan sejarah olahraga Petanque, perlengkapan yang digunakan, teknik dasar permainan, hingga aturan pertandingan. Agar lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN langsung mempraktikkan teknik melempar bola, cara memperoleh poin, serta strategi dasar dalam permainan.
Melalui sesi praktik tersebut, para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga berkesempatan mencoba langsung teknik-teknik dasar Petanque.
Pertandingan Persahabatan Semarakkan Kegiatan
Usai sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan yang mempertemukan tim antarkelas dan tim guru.
Atmosfer kompetisi berlangsung penuh semangat. Sorakan para pendukung dari masing-masing tim membuat suasana halaman sekolah semakin hidup, sementara para peserta menunjukkan permainan yang menjunjung tinggi sportivitas.
Momen semakin menarik ketika Kepala SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan, Alim Purnomosidi, S.Pd., ikut memperkuat tim guru. Kehadirannya di lapangan menjadi bentuk dukungan langsung terhadap program yang digagas mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember.
Kepala Sekolah Apresiasi Inisiatif Mahasiswa KKN
Alim Purnomosidi menilai kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan olahraga baru, tetapi juga mampu mempererat hubungan antara guru dan siswa melalui aktivitas yang menyenangkan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya memperkenalkan cabang olahraga yang mungkin masih asing bagi murid, tetapi juga membangun kebersamaan antara guru dan murid melalui pertandingan yang berlangsung penuh sportivitas. Saya sengaja ikut bermain bersama tim guru agar bisa merasakan langsung antusiasme kegiatan ini. Mudah-mudahan olahraga Petanque dapat terus dikembangkan sebagai salah satu aktivitas positif di sekolah,” ujarnya.
Tanamkan Karakter Positif Melalui Olahraga
Koordinator Kelompok KKN Universitas Muhammadiyah Jember menjelaskan bahwa pengenalan Petanque merupakan bagian dari program kerja mahasiswa dalam memperkenalkan cabang olahraga baru sekaligus membangun karakter positif di kalangan pelajar.
Menurutnya, olahraga ini mengajarkan banyak nilai penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Petanque mengajarkan banyak nilai positif, seperti kesabaran, ketelitian, disiplin, konsentrasi, kerja sama, dan sportivitas. Kami berharap setelah kegiatan ini murid memperoleh pengalaman baru sekaligus termotivasi untuk mencoba berbagai cabang olahraga yang belum banyak dikenal,” jelasnya.
Dorong Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Sekolah
Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan dan hadiah kepada para pemenang pertandingan sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan sportivitas yang ditunjukkan sepanjang kompetisi.
Penyerahan hadiah disambut antusias oleh seluruh peserta dan menjadi penutup yang berkesan bagi rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Reguler Sore/RPL Gelombang II Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Jember berharap olahraga Petanque semakin dikenal di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Selain menjadi alternatif kegiatan olahraga, Petanque juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat, memperkuat semangat berkompetisi secara sportif, serta mempererat kebersamaan antara guru dan siswa.
Sumber Berita: pwmu.co











