Portalmahasiswa.com – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan PT Sang Hyang Seri resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Sidang I Gedung dr. Prakosa UNS pada Senin (15/6/2026).
Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mempertemukan kekuatan akademik perguruan tinggi dengan pengalaman industri pertanian nasional. Melalui sinergi tersebut, berbagai inovasi dan riset diharapkan dapat diterapkan secara nyata guna menjawab tantangan sektor pangan Indonesia.
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Utama beserta jajaran PT Sang Hyang Seri di Kampus UNS. Menurutnya, UNS memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan pangan melalui pengembangan riset, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui Fakultas Pertanian, berbagai pusat studi, dan jaringan peneliti lintas disiplin, UNS terus mengembangkan teknologi benih unggul, sistem budidaya modern, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Di sisi lain, PT Sang Hyang Seri dinilai memiliki peran strategis dalam pengembangan perbenihan nasional dan modernisasi sektor pertanian.
“Oleh karena itu, kami melihat adanya kesamaan visi dan ruang kolaborasi yang sangat luas antara UNS dan PT Sang Hyang Seri. Kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk menjembatani hasil-hasil riset akademik dengan kebutuhan dunia industri dan masyarakat,” terang Prof. Hartono.
Membuka Peluang Belajar dan Riset yang Lebih Aplikatif
Prof. Hartono menjelaskan, kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diharapkan segera diwujudkan melalui berbagai program nyata yang memberikan dampak luas.
Di bidang pendidikan, kolaborasi ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Program magang, praktisi mengajar, proyek kolaboratif, hingga pengembangan kompetensi profesional menjadi beberapa agenda yang akan dikembangkan bersama.
Sementara pada bidang penelitian, kedua pihak berkomitmen menghasilkan riset terapan yang mampu memberikan solusi konkret bagi sektor pertanian dan pangan. Fokus penelitian meliputi pengembangan benih unggul, peningkatan produktivitas lahan, pemanfaatan teknologi digital dalam pertanian, hingga hilirisasi hasil penelitian guna memperkuat daya saing pangan nasional.
Perkuat Pemberdayaan Petani dan Ekosistem Pertanian Modern
Selain pendidikan dan penelitian, kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi petani dan pelaku usaha pertanian.
Melalui program diseminasi inovasi, transfer teknologi, peningkatan kapasitas usaha tani, hingga pendampingan berkelanjutan, UNS dan PT Sang Hyang Seri berharap dapat mendorong terciptanya ekosistem pertanian yang lebih produktif, modern, tangguh, dan berkelanjutan.
“Kami juga berharap kerja sama ini dapat menjadi model kolaborasi pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, industri, pemerintah, masyarakat, dan media dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Menurut Prof. Hartono, perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi pusat penghasil pengetahuan, tetapi juga harus berperan sebagai mitra strategis pembangunan yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
“Saya berharap kerja sama yang kita bangun hari ini menjadi awal dari kemitraan yang produktif, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan nasional, peningkatan kesejahteraan petani, serta terwujudnya Indonesia yang semakin maju dan mandiri,” ujarnya.
PT Sang Hyang Seri Siap Tindak Lanjuti dengan Program Konkret
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Adhi Cahyono Nugroho, S.E., M.M., CMA., Akt., menegaskan bahwa perusahaan selama ini konsisten memproduksi dan menyediakan benih bersertifikat yang berperan penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Menurutnya, kolaborasi dengan UNS menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengembangan teknologi, riset, serta sumber daya manusia di bidang pertanian dan perbenihan.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan teknologi, riset, dan sumber daya manusia di bidang pertanian dan perbenihan,” kata Adhi Cahyono.
Usai penandatanganan MoU, kedua pihak berencana segera menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih konkret. Dengan demikian, berbagai program kolaborasi dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pertanian Indonesia serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Sumber Berita: uns.ac.id











