Portalmahasiswa.com | Setiap Kegiatan PKM yang dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Tajaul Karomatu berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh peserta yang hadir. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi, diperoleh gambaran bahwa yayasan masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan keuangannya. Pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana dan belum sepenuhnya menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi, sejalan dengan temuan Wulaningsih dan Asriati (2024) yang menyatakan bahwa keterbatasan kapasitas pengelola keuangan masih menjadi kendala utama bagi banyak lembaga pendidikan swasta berbasis keagamaan. Sumber pendapatan yayasan yang masih bergantung pada SPP dan uang pangkal, dikombinasikan dengan jumlah peserta didik yang stagnan, menyebabkan pemasukan belum optimal untuk mendukung pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas layanan.
Di sisi pemasaran, hasil kajian menunjukkan bahwa yayasan belum memanfaatkan platform digital secara optimal. Minimnya penggunaan media sosial, ketiadaan website resmi, serta tidak adanya konten digital yang dipublikasikan secara rutin menjadi faktor utama yang menyebabkan informasi mengenai program yayasan sulit menjangkau calon peserta didik yang lebih luas. Dalam kegiatan PKM ini, mahasiswa Universitas Pamulang menyampaikan berbagai strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan, antara lain pembuatan dan pengelolaan akun media sosial seperti Instagram dan Facebook, pembuatan konten islami edukatif yang menarik, publikasi prestasi dan kegiatan peserta didik secara rutin, serta pemanfaatan fitur iklan berbayar secara daring. Peserta kegiatan, terutama pengurus yayasan dan tenaga pendidik, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, tercermin dari aktifnya sesi tanya jawab selama kegiatan berlangsung.
Hasil pembahasan secara keseluruhan menegaskan bahwa terdapat keterkaitan yang erat antara pengelolaan keuangan yang baik, strategi pemasaran digital yang efektif, dan peningkatan jumlah peserta didik. Dengan meningkatnya jumlah peserta didik yang mendaftar, pendapatan yayasan dari SPP dan uang pangkal akan bertumbuh, sehingga membuka peluang bagi yayasan untuk mengalokasikan dana lebih besar dalam pengembangan fasilitas dan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Pengelolaan keuangan yang transparan dan terencana pun turut berkontribusi terhadap upaya pemasaran lembaga, karena memungkinkan alokasi anggaran promosi secara efisien dan tepat sasaran (Lestari & Santoso, 2022).
Berdasarkan hasil kegiatan PKM yang telah dilaksanakan, dapat ditarik beberapa kesimpulan penting. Pertama, pengelolaan keuangan Yayasan Pendidikan Tajaul Karomatu masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan perencanaan anggaran yang lebih terstruktur. Kedua, strategi pemasaran digital belum diterapkan secara optimal, sehingga informasi mengenai program dan keunggulan yayasan belum mampu menjangkau calon peserta didik secara luas. Ketiga, terdapat keterkaitan yang erat antara pengelolaan keuangan yang baik, strategi pemasaran digital yang efektif, dan peningkatan jumlah peserta didik, di mana integrasi kedua aspek ini merupakan kunci utama bagi keberlanjutan dan perkembangan yayasan di masa depan.
Yayasan diharapkan segera menerapkan sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi pengelolaan lembaga yang profesional. Penggunaan aplikasi keuangan sederhana dapat menjadi langkah awal yang realistis. Selain itu, yayasan juga diharapkan segera mengoptimalkan pemanfaatan platform digital seperti media sosial dan website resmi sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien, dengan seluruh elemen lembaga berperan aktif dalam mendukung pengelolaan konten digital yang konsisten, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.[]
Penyusun: Adiniah Qisti Rahmah Abdilah, Alif Kurniawan, Amirudin (Mahasiswa Universitas Pamulang)











