Kuliah Fleksibel di ITB, Mahasiswa Bisa Ambil Mata Kuliah S2 Sejak Semester 5

ikon kampus daily

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. tempo.co

dok. tempo.co

PortalMahasiswa.com | Institut Teknologi Bandung (ITB) menghadirkan skema fleksibilitas studi melalui program terpadu jenjang S1 hingga S2 yang dapat ditempuh dalam waktu sepuluh semester. Program ini ditawarkan kepada mahasiswa angkatan 2025 dan 2026 sebagai salah satu upaya ITB dalam menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Wakil Rektor ITB Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Irwan Meilano, menjelaskan bahwa mahasiswa yang diterima di ITB dapat langsung memilih skema tersebut sejak awal perkuliahan. “Mahasiswa ketika diterima di ITB bisa langsung memilih program itu, nanti bisa daftar ulang lagi di semester 3 atau 5,” katanya pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Pada tahap pendaftaran ulang di semester ketiga atau kelima, mahasiswa diberi kesempatan untuk menegaskan pilihannya, apakah tetap mengikuti jalur S1-S2 atau melanjutkan sebagai mahasiswa S1 reguler dengan masa studi delapan semester.

Baca Juga :  Karya Mahasiswa ITB, Ubah Ampas Tebu dan Sabut Kelapa Jadi Kertas Multifungsi

Meski masa studi program S1-S2 berlangsung hingga sepuluh semester, jumlah satuan kredit semester (SKS) yang harus ditempuh tetap mengacu pada ketentuan jalur reguler. Untuk jenjang sarjana, beban studi tetap 144 SKS, sedangkan jenjang magister sekitar 45 SKS. “Jadi SKS tidak dikurangi tapi mereka bisa mengambil mata kuliah S2 dicicil dari semester lima,” ujar Irwan.

Lebih lanjut, mahasiswa yang memilih program terpadu ini juga memiliki peluang untuk menempuh studi lintas bidang. Sebagai contoh, mahasiswa S1 Geodesi atau Matematika dapat melanjutkan ke program S2 Informatika. “Secara kurikulum itu memungkinkan,” kata Irwan.

Menurutnya, kurikulum ITB saat ini dirancang semakin fleksibel dengan mengusung semangat “setiap mahasiswa bisa mendesain masa depannya sendiri”. Pendekatan ini diambil karena ITB menyadari bahwa di era teknologi kecerdasan buatan (AI), lanskap dunia kerja terus berubah secara dinamis.

Baca Juga :  PKM Unpam Kenalkan Implementasi Edukasi Keuangan Sejak Dini

ITB pun mendorong agar lulusannya memiliki kemampuan bekerja secara multidisiplin lintas keilmuan. “Pekerjaan yang nanti ada setelah mereka lulus bisa jadi adalah pekerjaan yang belum ada sekarang, atau kebalikannya, pekerjaan yang ada sekarang nanti tidak ada,” ujar Irwan.

Selain penguatan kurikulum, ITB juga menjalin kerja sama dengan mitra industri. Melalui kolaborasi ini, lulusan program S1-S2 diharapkan dapat bekerja setelah meraih gelar sarjana, sembari tetap menyelesaikan studi magister. Topik tesis pun dapat diarahkan pada solusi atas permasalahan nyata di tempat kerja masing-masing.

Sumber Berita: tempo.co

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Islam Bogor Selenggarakan UIB Future Leader Angkatan Perdana
UIN KHAS Jember Petakan Kompetensi Digital Tendik untuk Perkuat Layanan Kampus
Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
Unesa dan UPI Perkuat Kolaborasi Komunikasi Publik dan Riset Kehumasan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Universitas Islam Bogor Selenggarakan UIB Future Leader Angkatan Perdana

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:35 WIB

UIN KHAS Jember Petakan Kompetensi Digital Tendik untuk Perkuat Layanan Kampus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi

Berita Terbaru