PNJ Perkuat UMKM Sumedang Lewat Pengabdian Masyarakat, Fokus Keuangan dan Digitalisasi

ikon kampus daily

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. sumedangkab.go.id

dok. sumedangkab.go.id

Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar oleh Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Program tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan berlangsung di Gedung Sumedang Creative Center (SCC), Kamis (30/7/2026), dan melibatkan Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli, serta mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan Jurusan Akuntansi PNJ. Kehadiran para akademisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi praktis bagi pelaku UMKM, terutama dalam pengelolaan keuangan, perpajakan, dan pemanfaatan teknologi digital.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, jajaran dosen PNJ, para pelaku UMKM, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Sumedang.

Implementasi Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Sumedang sebagai lokasi pelaksanaan program pengabdian masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pengabdian.

“Saya yakin kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Mahasiswa dan para dosen datang untuk bekerja dengan hati, mentransfer ilmu, dan meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dirasakan oleh para pengusaha UMKM di Kabupaten Sumedang,” ujar Dony. Seperti Dilansir sumedangkab.go.id

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi pelaku usaha yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Meningkatkan Profesionalisme Pelaku UMKM

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang lebih tertata dan memahami kewajiban perpajakan secara benar.

Baca Juga :  Pemkab Banyuwangi Lepas 210 Mahasiswa Unair untuk KKN-BBK di 22 Desa

Menurut Dony, kemampuan mengelola administrasi keuangan menjadi salah satu faktor penting agar usaha mampu berkembang secara berkelanjutan.

Dengan pencatatan keuangan yang baik, pelaku UMKM akan lebih mudah mengukur perkembangan usaha, mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan, hingga menyusun strategi bisnis yang lebih tepat.

Selain itu, pemahaman mengenai perpajakan juga menjadi bekal penting agar pelaku usaha mampu menjalankan bisnis secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati berharap ilmu yang diberikan selama kegiatan dapat meningkatkan daya saing UMKM sehingga mampu membuka lapangan kerja baru dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Pendampingan Berkelanjutan Jadi Kunci

Bupati Dony menegaskan bahwa keberhasilan program pengabdian masyarakat tidak diukur dari terlaksananya kegiatan semata, melainkan dari sejauh mana ilmu yang diberikan benar-benar diterapkan oleh peserta.

Karena itu, ia mendorong adanya pendampingan berkelanjutan setelah kegiatan selesai.

“Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah adanya perubahan pada pengusaha UMKM, baik dari sisi pemahaman maupun praktik. Karena itu saya berharap setelah kegiatan ini tetap ada komunikasi dan pendampingan, misalnya melalui grup WhatsApp untuk konsultasi,” katanya.

Pendampingan tersebut dinilai penting agar pelaku usaha tetap memiliki ruang untuk berdiskusi ketika menghadapi kendala dalam penerapan materi yang telah dipelajari.

Dengan adanya komunikasi yang berkesinambungan, manfaat kegiatan diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pentingnya Pola Pikir Terbuka

Dalam kesempatan tersebut, Dony juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk memiliki pola pikir yang terbuka terhadap perubahan.

Menurutnya, perkembangan dunia usaha berlangsung sangat cepat sehingga setiap pelaku usaha harus terus belajar dan beradaptasi dengan berbagai inovasi baru.

“Open mind, open heart, lalu open will. Pikiran terbuka untuk menerima ilmu, hati terbuka untuk belajar, kemudian memiliki kemauan untuk mengeksekusinya. Jangan berhenti bertumbuh,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh modal finansial, tetapi juga oleh kemauan pemilik usaha untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Semangat belajar sepanjang hayat menjadi modal penting agar UMKM mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi.

Teknologi AI Sebagai Mitra Pelaku Usaha

Pada kesempatan itu, Dony turut menyinggung pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), termasuk aplikasi seperti ChatGPT.

Baca Juga :  Guru Besar UPI, Cecep: Pentingnya Perjanjian yang Jelas untuk Beasiswa LPDP

Menurutnya, teknologi dapat menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat dalam berbagai aktivitas bisnis, mulai dari mencari informasi, menyusun laporan, hingga memperoleh referensi pengembangan usaha.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat pendukung.

Keputusan, kreativitas, dan arah pengembangan usaha tetap harus ditentukan oleh manusia.

Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, pelaku UMKM diharapkan mampu bekerja lebih efektif tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis.

Empat Modal Menuju Kesuksesan

Selain membahas aspek keuangan dan digitalisasi, Dony juga membagikan pandangannya mengenai empat modal utama yang harus dimiliki setiap pelaku usaha agar mampu berkembang.

Keempat modal tersebut adalah pengetahuan, pengalaman, jaringan, dan integritas.

“Teruslah belajar, perbanyak pengalaman, bangun jaringan seluas-luasnya, dan yang paling penting jaga integritas. Itulah modal utama untuk berkembang,” tegasnya.

Menurutnya, pengetahuan menjadi fondasi dalam mengambil keputusan bisnis.

Sementara pengalaman akan membentuk kemampuan menghadapi berbagai tantangan usaha.

Di sisi lain, jaringan membuka peluang kolaborasi dan pemasaran yang lebih luas, sedangkan integritas menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan pelanggan maupun mitra bisnis.

Sumedang Perkenalkan Transformasi Digital

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memperkenalkan berbagai inovasi digital yang telah dikembangkan sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik.

Beberapa layanan yang diperkenalkan antara lain Command Center, Virtual Tour Sumedang, hingga WAKEPO (WhatsApp Kepo) yang memudahkan masyarakat memperoleh berbagai informasi pemerintahan secara cepat dan transparan.

Inovasi tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern sekaligus mendukung ekosistem digital bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Mahasiswa Diajak Menjadi Duta Promosi Sumedang

Menutup sambutannya, Bupati Dony mengajak seluruh mahasiswa PNJ untuk ikut memperkenalkan potensi Kabupaten Sumedang kepada masyarakat luas.

Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi duta promosi yang mengenalkan berbagai destinasi wisata, produk unggulan UMKM, hingga transformasi digital yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Selamat menjalankan pengabdian di Sumedang. Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran berharga dan mari bersama-sama memajukan UMKM agar semakin naik kelas,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha, program pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu melahirkan UMKM yang lebih profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing yang semakin kuat di tingkat regional maupun nasional.

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Keluarga Sakinah, FH UNY dan ‘Aisyiyah Sewon Utara Gelar Edukasi KDRT
PKKMB UNTIRTA 2026 Resmi Dimulai, Jawara Muda Dibekali Nilai Kampus hingga Literasi Teknologi
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Tim IPB Temukan Prediksi Fenomena Kuantum Baru dari Celah Ganda
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital
KKNT IPB Perkuat Perhutanan Sosial Lewat Agroforestri dan Pemberdayaan Petani Hutan
Banggakan Indonesia, Tim Teknik Kimia UPN Veteran Yogyakarta Borong Dua Penghargaan di IPDCEC 2026

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Perkuat Keluarga Sakinah, FH UNY dan ‘Aisyiyah Sewon Utara Gelar Edukasi KDRT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PKKMB UNTIRTA 2026 Resmi Dimulai, Jawara Muda Dibekali Nilai Kampus hingga Literasi Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Tim IPB Temukan Prediksi Fenomena Kuantum Baru dari Celah Ganda

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Tim Universitas Brawijaya Raih Silver Medal Internasional Lewat Inovasi Bank Sampah Digital

Berita Terbaru