Portalmahasiswa.com – Universitas Negeri Malang (UM) melalui Fakultas Vokasi (FV) kembali memperkuat tata kelola kelembagaan dengan melantik sejumlah pejabat baru pada Selasa (23/6). Pelantikan yang berlangsung di Gedung B32 Lantai 2 FV UM tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang kolaboratif, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta menyiapkan lulusan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia industri.
Acara pelantikan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Vokasi UM, Prof. Dr. Ir. Muladi, S.T., M.T., bersama jajaran pimpinan universitas dan sivitas akademika.
Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen FV UM dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan vokasi. Kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu memperkuat sinergi antardepartemen sehingga pelayanan kepada mahasiswa, dosen, dan masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Enam Pejabat Baru Resmi Dilantik
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang, enam pejabat yang dilantik meliputi:
- Ahmad Hamdan, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Departemen Teknologi Rekayasa.
- Rayie Tariaranie Wiraguna, S.E., M.M. sebagai Ketua Departemen Bisnis Terapan.
- Dr. Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn. sebagai Ketua Departemen Industri Kreatif.
- Ir. Didin Zakariya Lubis, S.Pd., M.Eng. sebagai Sekretaris Departemen Teknologi Rekayasa.
- Inanda Shinta Anuggrahani, S.E., M.A. sebagai Sekretaris Departemen Bisnis Terapan.
- Mitra Istiar Wardhana, S.Kom., M.T. sebagai Sekretaris Departemen Industri Kreatif.
Para pejabat tersebut diharapkan mampu membawa energi baru dalam pengembangan program akademik, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan hubungan dengan dunia usaha dan dunia industri.
Pelantikan Bukan Sekadar Jabatan Administratif
Dalam sambutannya, Prof. Muladi menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi atau formalitas kelembagaan. Menurutnya, jabatan yang diemban merupakan amanah besar untuk menghadirkan perubahan positif bagi fakultas.
“Pelantikan ini bukan hanya sebuah jabatan administratif. Di dalamnya terdapat amanah dan tanggung jawab besar untuk mendorong perubahan pada berbagai aspek di Fakultas Vokasi guna menciptakan layanan dan pembelajaran yang prima,” ujarnya.
Sebagai fakultas yang relatif baru di lingkungan UM, Fakultas Vokasi dinilai memiliki peluang besar untuk membangun budaya organisasi yang sehat sejak awal. Budaya tersebut harus berlandaskan moralitas, akuntabilitas, disiplin, serta semangat kolaborasi yang kuat di seluruh sivitas akademika.
Menjawab Tantangan Era Industri 4.0 dan AI
Di tengah pesatnya perkembangan Revolusi Industri 4.0 dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), pendidikan vokasi dituntut untuk terus beradaptasi. Tidak hanya menghasilkan lulusan dengan keterampilan teknis yang kuat, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu merancang berbagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Penguatan kualitas pendidikan ini menjadi langkah penting untuk mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi.
Penerapan sistem kerja yang sehat dan adaptif juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi seluruh elemen kampus. Dosen dapat meningkatkan produktivitas akademik, mahasiswa memperoleh ruang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi, sementara tenaga kependidikan mampu menghadirkan layanan yang semakin profesional.
Perkuat Sinergi untuk Daya Saing Global
Prof. Muladi menegaskan bahwa keberhasilan sebuah fakultas tidak dapat dicapai secara individual. Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.
“Para pejabat yang sudah dilantik diharapkan memiliki komitmen tinggi untuk membangun FV UM menjadi lebih baik melalui kreativitas dan inovasi yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat luas,” kata Prof. Muladi.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi internal, mempercepat transformasi kelembagaan, serta meningkatkan daya saing Fakultas Vokasi UM di tingkat nasional maupun internasional.
Selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Langkah yang dilakukan Fakultas Vokasi UM juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Penguatan tata kelola dan mutu pembelajaran mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sementara upaya mencetak lulusan kompeten dan siap kerja selaras dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Selain itu, semangat kolaborasi yang terus dibangun turut mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan sinergi di lingkungan pendidikan tinggi.
Dengan kepemimpinan baru dan semangat transformasi yang terus digelorakan, Fakultas Vokasi UM optimistis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan tantangan masa depan.
Sumber Berita: um.ac.id











