Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Universitas Kader Bangsa. Salah satu dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sakinah Hadirama, berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada kategori Health and Primary Care dalam ajang 16th Public Health Symposium 2026 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Penghargaan tersebut menjadi bukti atas kualitas penelitian yang dihasilkan sekaligus menunjukkan kemampuan akademisi Universitas Kader Bangsa dalam berkontribusi terhadap pengembangan ilmu kesehatan masyarakat di Indonesia. Capaian ini juga mempertegas komitmen perguruan tinggi dalam mendorong dosen untuk aktif melakukan penelitian, publikasi ilmiah, dan berbagi gagasan inovatif di berbagai forum akademik tingkat nasional.
Simposium Nasional Bahas Inovasi Pendidikan Kesehatan
16th Public Health Symposium 2026 merupakan salah satu forum ilmiah bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, mahasiswa, hingga praktisi dari berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia.
Kegiatan yang mengusung tema “Improving Public Health Through Innovative Education Approaches: The Use of AI and Other Innovations” ini dilaksanakan secara hybrid pada 2–3 Juli 2026.
Tema tersebut mengangkat pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan berbagai inovasi lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pelayanan kesehatan masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, dunia kesehatan dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai pendekatan baru yang lebih efektif, efisien, dan berbasis data.
Selama penyelenggaraan simposium, peserta mengikuti berbagai agenda ilmiah, mulai dari oral and poster presentations, research updates, hingga panel discussions. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi wadah bertukar pengalaman, mempresentasikan hasil penelitian terbaru, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antarlembaga pendidikan maupun institusi kesehatan.
Penelitian tentang Faktor Penyebab Diare pada Bayi
Penghargaan Best Presenter berhasil diraih Sakinah Hadirama melalui presentasi penelitian berjudul “Behavioral and Non-Behavioral Determinants of Diarrhea Among Infants Aged 6–24 Months in South Lubuklinggau II, South Sumatra.”
Penelitian tersebut mengkaji berbagai faktor perilaku maupun non-perilaku yang berhubungan dengan kejadian diare pada bayi berusia 6 hingga 24 bulan di wilayah Lubuklinggau Selatan II, Sumatera Selatan.
Melalui penelitian ini, Sakinah berupaya mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi tingginya angka kejadian diare pada bayi sehingga dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi pencegahan yang lebih efektif di tingkat masyarakat.
Hasil penelitian semacam ini memiliki peran penting karena diare masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius, khususnya pada kelompok bayi dan balita. Dengan memahami berbagai faktor penyebabnya, intervensi kesehatan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran melalui edukasi, peningkatan sanitasi, hingga penguatan pelayanan kesehatan primer.
Forum Ilmiah sebagai Wadah Berbagi Inovasi
Keikutsertaan dalam simposium nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk berbagi gagasan ilmiah dengan para peneliti dari berbagai daerah.
Melalui sesi presentasi, setiap peserta memperoleh kesempatan memaparkan hasil riset sekaligus menerima berbagai masukan dari akademisi maupun praktisi kesehatan.
Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kualitas penelitian sehingga hasil riset dapat terus disempurnakan sebelum diterapkan dalam kebijakan maupun program kesehatan masyarakat.
Keberhasilan Sakinah meraih penghargaan menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan dinilai memiliki kualitas ilmiah yang baik, penyampaian yang sistematis, serta relevansi tinggi terhadap isu kesehatan masyarakat saat ini.
Akademisi dan Awardee LPDP
Selain aktif sebagai dosen Universitas Kader Bangsa, Sakinah Hadirama juga merupakan Awardee LPDP yang berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia pada tahun 2025.
Sejak menempuh pendidikan sarjana hingga magister, ia secara konsisten mendalami bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi fondasi kuat dalam mengembangkan penelitian yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif sebagai langkah utama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Fokus penelitiannya banyak diarahkan pada berbagai persoalan kesehatan berbasis masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pencegahan penyakit, perubahan perilaku hidup sehat, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer.
Apresiasi kepada Universitas Kader Bangsa
Atas penghargaan yang diterimanya, Sakinah menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada pimpinan Universitas Kader Bangsa yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengembangan kompetensi dosen.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rektor Universitas Kader Bangsa Dr. dr. Fika Minata Wathan, M.Kes. beserta jajaran pimpinan atas dukungan, kepercayaan, serta kesempatan yang diberikan untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang akademik. Penghargaan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan hasil dari dukungan dan lingkungan akademik di Universitas Kader Bangsa.” ujar Sakinah.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan akademik tidak terlepas dari dukungan institusi yang memberikan ruang bagi dosen untuk berkembang melalui penelitian, pelatihan, maupun partisipasi dalam berbagai forum ilmiah.
Komitmen Universitas Mendorong Budaya Riset
Prestasi yang diraih Sakinah menjadi kebanggaan tersendiri bagi Universitas Kader Bangsa.
Capaian tersebut mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam membangun budaya akademik yang produktif melalui penelitian yang inovatif, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan riset yang mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan terhadap dosen untuk terus berkarya menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi terhadap pembangunan nasional.
Melalui berbagai penelitian yang dihasilkan, Universitas Kader Bangsa diharapkan dapat terus memberikan solusi ilmiah terhadap berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
Menginspirasi Akademisi Muda
Prestasi yang diraih Sakinah Hadirama juga diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen muda maupun mahasiswa untuk terus aktif melakukan penelitian dan berpartisipasi dalam forum ilmiah.
Ajang seperti Public Health Symposium tidak hanya menjadi tempat mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang kolaborasi, pertukaran gagasan, serta pengembangan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat.
Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa dedikasi dalam bidang akademik, didukung riset yang berkualitas dan semangat belajar yang berkelanjutan, mampu menghasilkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Dengan capaian tersebut, Universitas Kader Bangsa semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen melahirkan sumber daya manusia unggul, mendorong inovasi penelitian, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu kesehatan masyarakat di Indonesia.











