Dokter IPB Ungkap Penyebab Kolesterol Tinggi yang Sering Tak Disadari, Bukan Cuma Makanan Berlemak

ikon kampus daily

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok.health.kompas.com

dok.health.kompas.com

Portalmahasiswa.com – Anggapan bahwa kolesterol tinggi selalu dipicu oleh konsumsi makanan berlemak ternyata tidak sepenuhnya benar. Di balik kondisi tersebut, terdapat berbagai faktor lain yang turut berperan, termasuk kelainan genetik yang dapat menyebabkan kadar kolesterol meningkat sejak usia muda.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, menjelaskan bahwa kadar kolesterol seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor dan tidak hanya ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Familial Hypercholesterolemia, Kelainan Genetik yang Perlu Diwaspadai

Menurut Christy, salah satu penyebab kolesterol tinggi yang sering luput dari perhatian adalah faktor keturunan. Pada sebagian orang, kadar kolesterol yang tinggi terjadi akibat kelainan genetik yang diwariskan dalam keluarga.

Baca Juga :  UIN Salatiga Resmikan Fakultas Saintek, Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital

Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah familial hypercholesterolemia, yakni kelainan genetik yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi sejak usia muda.

Kondisi ini berbeda dengan kolesterol tinggi yang muncul akibat pola hidup tidak sehat. Penderita familial hypercholesterolemia dapat memiliki kadar kolesterol tinggi meski belum memasuki usia lanjut dan tidak selalu dipicu oleh konsumsi makanan tinggi lemak.

Karena itu, menurut Christy, tidak semua kasus kolesterol tinggi dapat dijelaskan hanya dari kebiasaan makan atau aktivitas sehari-hari.

Gaya Hidup Tetap Menjadi Faktor Penting

Meski faktor genetik berperan besar, Christy menegaskan bahwa gaya hidup tetap menjadi salah satu penentu utama kadar kolesterol.

Pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol diketahui dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Baca Juga :  Sinergi IPB University dan Alumni, Wakaf Jadi Solusi Pendidikan Berkelanjutan

Namun demikian, faktor-faktor tersebut bukanlah satu-satunya penyebab. Sejumlah kondisi medis juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh sehingga berdampak pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

Beberapa di antaranya adalah diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, serta gangguan tiroid.

“Usia dan jenis kelamin juga dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang,” ujarnya.

Mitos Golongan Darah dan Kolesterol Masih Belum Terbukti

Belakangan beredar anggapan bahwa golongan darah tertentu, terutama golongan darah O, lebih rentan mengalami kolesterol tinggi.

Namun, Christy menegaskan bahwa hingga saat ini bukti ilmiah mengenai hubungan antara golongan darah dan kadar kolesterol masih belum menunjukkan hasil yang konsisten. Karena itu, risiko kolesterol tinggi sebaiknya tidak dikaitkan hanya dengan jenis golongan darah.

Ia mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan faktor risiko yang telah terbukti secara ilmiah, seperti riwayat keluarga, pola hidup, serta kondisi kesehatan yang dimiliki. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan agar kadar kolesterol dapat dipantau dan ditangani sejak dini apabila terjadi peningkatan.

Sumber Berita: health.kompas.com

Follow WhatsApp Channel kampusdaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!
Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab
Perkuat Keluarga Sakinah, FH UNY dan ‘Aisyiyah Sewon Utara Gelar Edukasi KDRT
PKKMB UNTIRTA 2026 Resmi Dimulai, Jawara Muda Dibekali Nilai Kampus hingga Literasi Teknologi
Kunjungan Literasi di Kademangan, Mahasiswa UM Ajak Anak Membaca Sambil Berkreasi
Tim IPB Temukan Prediksi Fenomena Kuantum Baru dari Celah Ganda
Mahasiswa KKN UB Ajarkan Petani Milenial Produksi Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kirim Artikel atau Tugas Paper Mahasiswa ke Media Online. Ini Caranya!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Begini Cara Siswi Thamavitya Mulniti School Jatuh Cinta pada Bahasa Arab

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Perkuat Keluarga Sakinah, FH UNY dan ‘Aisyiyah Sewon Utara Gelar Edukasi KDRT

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PKKMB UNTIRTA 2026 Resmi Dimulai, Jawara Muda Dibekali Nilai Kampus hingga Literasi Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:07 WIB

Tim IPB Temukan Prediksi Fenomena Kuantum Baru dari Celah Ganda

Berita Terbaru