Begini Kisah Dua Dosen FEB UMP Raih Beasiswa Bergengsi di Taiwan

Sabtu, 28 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

BEASISWA KAMPUS | Dua dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP), Annisa Ilma Hartikasari dan Yudhistira Pradipta Aryoko, telah meraih prestasi yang sangat membanggakan. Keduanya berhasil memperoleh Beasiswa Full Waiver MoE Elite dari National Yunlin University of Science and Technology (Yuntech), Taiwan.

Beasiswa bergengsi ini merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Pendidikan Taiwan (MoE) dan ditujukan bagi mahasiswa internasional yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana di Taiwan.

Annisa Ilma Hartikasari, yang saat ini juga memegang posisi sebagai ketua konferensi internasional ICBAE, menyatakan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian yang diraihnya ini.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan menerima beasiswa penuh dari Yuntech Taiwan. Rasanya luar biasa, tetapi saya bersyukur bisa tetap fokus di tengah kesibukan. Untuk para pejuang beasiswa, jangan mudah menyerah dan hindari overthinking. Jalani semuanya dengan sabar dan konsisten,” ungkap Annisa dilansir pwmjateng.com, Rabu (25/9/2024).

Baca Juga :  Kisah Ariiq, Kerja Sambil Kuliah S1 Kini Dapat Tawaran Beasiswa S2 Unair

Sementara itu, Yudhistira Pradipta Aryoko juga menyampaikan kebanggaannya sekaligus memberi motivasi bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.

“Alhamdulillah, ini tantangan baru untuk menyelesaikan pendidikan doktoral. Semoga saya bisa menjaga amanah selama di Taiwan. Pesan saya, jangan ragu untuk mencoba sesuatu yang baru, meski harus berjuang sendiri,” ujar Yudhistira dengan semangat.

Program Beasiswa Full Waiver MoE Elite dari Yuntech ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa internasional untuk mendapatkan pendidikan berkualitas di salah satu universitas teknologi terkemuka di Taiwan. Program yang akan dimulai pada September 2024 ini menawarkan akses ke fasilitas pendidikan dan penelitian modern, dengan dukungan penuh dari pemerintah Taiwan.

Baca Juga :  Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Dekan FEB UMP, Naelati Tubastuvi, turut mengapresiasi pencapaian dua dosennya. Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika UMP untuk terus berprestasi.

“Semoga beasiswa ini dapat memotivasi dosen dan mahasiswa lain untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi serta menjalin jejaring internasional, demi kontribusi terbaik bagi UMP dan bangsa,” ujar Naelati dengan penuh harap.[]

Berita Terkait

Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB
KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon
Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open
Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan
UPI Unjuk Inovasi Berkelanjutan di Kongres Internasional, Perkuat Jejaring dan Pengakuan Global
Mahasiswa SV Undip Belajar Table Manner, Bekal Etika untuk Dunia Profesional
Dari FISIP UNDIP ke Duta Inspirasi Indonesia, Perjalanan Inspiratif Amelia Rizky
Direktur Human Capital BPJS Ketenagakerjaan Raih Gelar Doktor di Universitas Bhayangkara

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:25

Nggak Cuma Bonjour: Suka Duka Kuliah dan Adaptasi di Prancis, Kisah Alumni UB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:22

KKM Mahasiswa Universitas Islam Bogor Hadirkan Gerakan 1 Rumah 1 Pohon

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:37

Guru Besar FIKK UNJ Tampil Gemilang, Prof. Ramdan Pelana Juara Lecturer Single Open

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:55

Perjuangan di Balik IPK 3,99: Mahasiswa KIP-K UIJ Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:38

UPI Unjuk Inovasi Berkelanjutan di Kongres Internasional, Perkuat Jejaring dan Pengakuan Global

Berita Terbaru