UM x More Community Dorong Empati dan Inklusi Lewat Langka(h) Kecil 2026

Minggu, 15 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Pengembangan Website Kampus Daily
+ Donasi

dok.um.ac.id

dok.um.ac.id

Portalmahasiswa.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menegaskan perannya dalam membangun lingkungan kampus yang inklusif dan berkeadilan melalui kegiatan UM x More Community: Langka(h) Kecil 2026 bertema a little step for a better journey. Kegiatan ini diselenggarakan pada Jumat (13/2) di Ruang Konferensi GKB A19 Lantai 9 dan diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai wilayah di Malang Raya.

Kolaborasi ini melibatkan More Community, sebuah komunitas nasional yang menjadi wadah bagi para ibu dengan anak penyandang disabilitas dan pengidap penyakit langka. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperingati Hari Penyakit Langka Nasional melalui rangkaian talkshow dan gelar karya anak berkebutuhan khusus.

Suasana acara berlangsung hangat dan inspiratif dengan berbagai penampilan kreatif. Mulai dari tari nusantara, ABD Choir yang dibawakan siswa sekolah ABD, pembacaan puisi cipta, hingga beragam pertunjukan lain yang merefleksikan keberanian serta kepercayaan diri anak-anak dalam mengekspresikan potensi mereka.

Baca Juga :  20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah peluncuran website resmi morecommunity.or.id. Platform digital tersebut merupakan hasil penelitian tim dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang yang kemudian dihibahkan kepada More Community. Website ini dirancang sebagai pusat informasi sekaligus layanan konseling virtual bagi para ibu dengan anak disabilitas dan penyakit langka di seluruh Indonesia.

Dosen Teknologi Pendidikan UM sekaligus anggota More Community dan penanggung jawab kegiatan, Dr. Deka Dyah Utami, M.Pd., menjelaskan bahwa pengembangan website ini berangkat dari kebutuhan riil para ibu dalam mendampingi anak-anak mereka.

“Website ini lahir dari permasalahan psikologis yang banyak dialami ibu, mulai dari proses penerimaan hingga menghadapi tantangan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa website tersebut menyediakan beragam informasi pendukung, seperti daftar sekolah inklusif, Sekolah Luar Biasa (SLB), dokter, serta terapis. Selain itu, tersedia pula layanan konseling virtual berbasis expert AI untuk membantu pengguna memperoleh pendampingan awal.

Baca Juga :  UM Gelar Anugerah Kinerja Unggul 2025, Fakultas Ilmu Pendidikan

“Jika permasalahan sudah kompleks, pengguna akan diarahkan ke psikolog profesional yang bekerja sama dengan komunitas,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, UM tidak hanya berperan sebagai institusi akademik, tetapi juga hadir sebagai ruang empati dan pemberdayaan sosial. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, serta SDGs 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, UM berharap dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan perjalanan yang lebih baik bagi komunitas disabilitas dan penyakit langka di Indonesia.

Sumber Berita: um.ac.id

Berita Terkait

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan
Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan
UPI Kenalkan Teknologi VR-AI untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Pekerja Migran di Jepang
UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan
UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur
UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI
20 Mahasiswa Resmi Jadi Duta Kampus UIN KHAS Jember 2026
UGM Usulkan Transformasi Ekonomi Desa Lewat Industri Agroteknologi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 13:30

3.596 Mahasiswa Baru UNY Dibekali Karakter dan Kepemimpinan Sejak Awal Perkuliahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:40

Lutfi Fitriyani Buktikan Mahasiswa TRKI UNDIP Bisa Berdampak bagi Lingkungan

Rabu, 2 September 2026 - 12:08

UPI Hibahkan Teknologi Irigasi Cerdas Berbasis IoT untuk Petani Cibiru Wetan

Selasa, 1 September 2026 - 23:09

UB dan Singapura Kolaborasi Evaluasi Layanan Kegawatdaruratan di Jawa Timur

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:10

UPI Latih Guru SIJB Produksi Media Pembelajaran Berbasis AI

Berita Terbaru